SAMPANG – Situasi di Desa Banjar Talela, Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak mencekam, Kamis (02/04/2026) pagi.

Pasalnya, seorang pria berinisial HA berdomisili di Dusun Cemkerep menjadi korban penganiayaan.

Ironisnya, korban dianiaya secara sadis oleh tetangganya sendiri, hingga korban mengalami luka-luka.

Keterangan yang dihimpun Regamedianews, aksi brutal tersebut dipicu tuduhan tak berdasar.

HA (korban) dituding memiliki ilmu santet oleh pelaku yang diketahui berinisial MN.

Insiden bermula saat MN mendatangi kediaman korban untuk meminta “air obat”.

Korban yang saat itu sedang bersantai, menyarankan agar pelaku mengambil sendiri air tersebut.

Siapa sangka, jawaban sederhana itu justru memicu amarah hebat MN.

Pelaku tersulut emosi langsung gelap mata, dan menyerang korban secara membabi buta.

“Pelaku mengamuk dan menganiaya terhadap saya dengan menggunakan sebatang kayu,” ungkap HA.

Akibat serangan balok kayu, HA mengalami luka serius dibagian wajah.

Bibir bagian atas robek, pelipis mata berdarah, serta tangan dan sekujur tubuhnya dipenuhi luka memar.

“Tak berhenti disitu, MN bahkan sempat menghunuskan senjata tajam jenis celurit,” kata HA kepada awak media.

Beruntung, nyawa korban terselamatkan setelah ia mencoba melakukan perlawanan.

Melihat korban melawan, pelaku MN langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Di sisi lain, HA juga mengungkapkan, pangkal masalah ini adalah fitnah ilmu hitam.

“Pelaku ini menuduh saya memiliki ilmu santet,” pungkasnya.

Merasa tidak terima, keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian penganiayaan itu ke polisi, Kamis (02/04) sore.

Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Iya benar, untuk keterangannya mohon waktu,” ujar Eko saat dikonfirmasi via telepon whatsappnya. (hry)