Surabaya Bersiap Karantina Wilayah, 19 Titik Masuk Diperketat Kecuali Plat L Yang Steril

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2020 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi karantina wilayah Surabaya

Ilustrasi karantina wilayah Surabaya

Surabaya, (regamedianews.com) – Karantina wilayah sedang digodok oleh Pemerintah Kota Surabaya bersama Forkopimda, hal itu untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 di kota pahlawan.

Rencana karantina wilayah itu nantinya berada di 19 titik masuk kota yang dipimpin Walikota Surabaya Risma.

Dan jika karantina wilayah deberlakukan, kemungkinan terbesar adalah pembatasan masuk kendaraan yang akan terjadi, dan hanya kendaraan tertentu yang bersifat mendesak dan uregent saja yang nantinya bisa melewati 19 titik itu.

Hal itu sebagaimana yang diutarakan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat.

“Hanya plat L (Surabaya) nanti yang boleh masuk atau mungkin kalau dia bukan plat L tapi dia punya KTP Surabaya,” tuturnya, Selasa (31/3/2020).

Baca Juga :  Dandim Pati Tinjau Langsung Bedah Rumah Dilokasi TMMD

Bahkan tidak hanya itu, Irvan juga mengatakan, pembatasan juga akan diberlakukan terhadap ojek online, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan secara ketat terkait keperluannya nanti.

“Dan untuk (driver ojek) online juga kita batasi, kita lakukan seleksi ketat keperluannya apa,” imbuhnya.

Irvan menambahkan, terkait kendaraan diluar plat L ataupun yang nantinya diperbolehkan melintas dipastikan keadaannya steril.

Untuk melakukan hal itu, pihaknya telah menyiapkan screening dibantu TNI/Polri yang akan dibagikan didalam 19 titik dimaksud.

Baca Juga :  Danrem 062/TN Ingatkan Para Danramil Cimahi Jaga Kekompakan

19 pintu masuk ke Kota Surabaya tersebut yakni Stadion Gelora Bung Tomo (Pakal), Terminal Tambak Oso (Benowo), Dupak Rukun (Asemrowo), Kodikal (Pabean), Mayjen Rumah Pompa (Dukuh Pakis), Gunungsari (Jambangan), Kelurahan Kedurus (Karang Pilang), Masjid Agung (Kec. Gayungan), dan Jeruk (Lakarsantri).

Pintu masuk lainnya berada di Driyorejo, Benowo Terminal (Pakal), Tol Simo (Sukomanunggal), Mal City of Tomorrow (Dishub), MERR Gunung Anyar (Gunung Anyar), Suramadu (Kec. Kenjeran), Rungkut Menanggal (Gunung Anyar), Wiguna Gunung Anyar Tambak (Gunung Anyar), Margomulyo (Tandes), dan Pondok Chandra (Gunung Anyar). (Hib)

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB