Tahun 2023, Sampang Diprediksi Kemarau Lebih Lama

- Jurnalis

Selasa, 7 Maret 2023 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi (dok. dw.com).

Caption: ilustrasi (dok. dw.com).

Sampang,- Berdasarkan release dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca tahun 2023 di Indonesia akan terjadi fenomena El Nino.

Hal itu dikatakan ketua pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Asroni.

“Diprediksi musim kemarau tahun ini di Madura, bakal berlangsung lebih kering dan lama, dibanding tahun sebelumnya,” ujar Asroni, Selasa (07/03).

Baca Juga :  Pengendara Yang Melintas Didepan GOR Indor Sampang di Swab Antigen

Asroni menjelaskan, ditengah El Nino, cuaca berbanding terbalik dengan kondisi cuaca sebelumnya, dan cenderung lebih basah lantaran fenomena La Nina.

“Musim kemarau menjadi sangat kering, permulaan musim hujan yang terlambat, sedangkan La Nina, musim penghujan tiba lebih awal dari biasanya,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, sejak awal telah menyampaikan kepada seluruh camat se Kabupaten Sampang, untuk memetakan wilayah desa potensi kekeringan.

Baca Juga :  Kodim Aceh Selatan Asah Kemampuan Menembak

“Di Sampang, kalau hujan menjadi langganan banjir, kalau kemarau langganan kekeringan,” imbuhnya.

Menurut Asroni, struktur tanah Sampang adalah tanah sulit menyerap air, sehingga penanaman pohon bersifat mudah menyerap air kini menjadi atensi.

“Kemarin pak Sekda sudah memberikan arahan, dan penanaman awal dilakukan di sepanjang jalan inspeksi sungai kemuning,” pungkas Asroni.

Berita Terkait

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB