Harga Bawang Dan Cabe Di Sumenep Mulai Naik

- Jurnalis

Selasa, 14 November 2017 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Harga bawang dan cabai di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, pekan ini mengalami kenaikan. Untuk cabai besar semula Rp 12 ribu per kilogram menjadi Rp 14 ribu per kilogram, bawang merah semula Rp 19 ribu per kg menjadi Rp 22 ribu per kg, dan bawang putih semula Rp 15 ribu per kg menjadi Rp 16 ribu per kg.

“Kenaikan harga sejumlah sembako ini terjadi sejak kemarin. Kenaikannya antara Rp 1.000 hingga Rp 3 ribu per kilogram,” terang Kabag Perdagangan, Disperindag Sumenep, Sukaris, Selasa (14/11/2017).

Baca Juga :  Pemerintahan Kelurahan Banyuanyar Sampang Terkesan Bobrok

Menurutnya, harga kebutuhan bahan pokok lainnya tercatat stabil seperti beras Ir64 Rp 9.500, ir desa Rp 9.000, gula pasir dalam negeri Rp 11.500, minyak goreng curah Rp 12 ribu, daging sapi murni Rp 110 ribu, daging ayam broiler Rp 30 ribu, daging ayam kampung Rp 75 ribu.

“Telur ayam petelur Rp 20 ribu, telur ayam kampung Rp 38.400 per kg, mentega curah Rp 21 ribu, kol/kubis Rp 5 ribu, kentang Rp 13 ribu, tomat Rp 4 ribu, wortel Rp 10 ribu, dan kelapa Rp 6 ribu,” ucapnya.

Baca Juga :  AMK Sampang Silaturahmi Dengan Banom PPP

Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional yakni Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal. Dua pasar tersebut berada di Kecamatan Kota Sumenep.

“Kami akan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional tersebut guna mengetahui pergerakan harga yang terus terjadi setiap hari,” imbuhnya. (sap)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB