Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, memberikan arahan kepada ASN saat pimpin apel perdana di tahun 2026, (sumber foto: Sumenep.go.id).

Caption: Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, memberikan arahan kepada ASN saat pimpin apel perdana di tahun 2026, (sumber foto: Sumenep.go.id).

Sumenep,- Mengawali tahun anggaran 2026, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim memberikan instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya.

Instruksi tersebut disampaikan dalam apel gabungan di Kantor Bupati, Senin (05/01) kemarin.

Ia menekankan, setiap program kerja tahun ini harus memiliki dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan program kerja adalah fondasi tata kelola pemerintahan yang efektif.

Baca Juga :  Warga Temukan Mayat Misterius di Terminal Pamekasan

“Kita ingin setiap rupiah di APBD 2026 benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ucap kiai Imam.

“Bukan sekadar fokus pada penyerapan anggaran,” tegasnya, dilansir dari laman resmi Pemkab Sumenep, Rabu (07/01).

Dalam kesempatan tersebut, kiai Imam juga memaparkan rapor hijau kinerja keuangan daerah sepanjang tahun 2025.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 109,18%, naik sekitar Rp48,4 miliar (15,9%) dibanding tahun sebelumnya,” bebernya.

Ia mengungkapkan, serapan belanja daerah tahun 2025 tercatat sebesar 88,30% atau setara dengan Rp2,38 triliun.

Baca Juga :  Polemik Banyuanyar, Komisi II DPRD Sampang: Lihat Apa Yang Sebenarnya Terjadi

“Kami mengingatkan agar pimpinan perangkat daerah rutin melakukan evaluasi berkala,” ujar kiai Imam.

Menurutnya, evaluasi adalah alat untuk memperbaiki kebijakan dan mengatasi kendala di lapangan secara cepat.

Ia menegaskan, evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tapi untuk memastikan program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Target harus terukur, hasilnya harus bermanfaat,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB