Sumenep,- Komandan Kodim 0827 Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menunjukkan sikap tegas dalam mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sikap tegasnya disampaikan saat menghadiri Grand Launching di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Rubaru, Sabtu (10/1/2026).
Ia menekankan, program MBG ini adalah mandat negara yang tidak boleh disepelekan.
Bendi juga menegaskan, kualitas nutrisi bagi 2.833 siswa di 56 lembaga pendidikan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan tanpa kompromi.
“Kami akan melakukan pemantauan melekat untuk memastikan program berjalan sesuai rel,” tegasnya.
Ia memberikan peringatan keras terhadap segala bentuk penyimpangan, baik kualitas bahan pangan maupun distribusinya.
“Ini adalah perintah langsung dari Bapak Presiden untuk menyiapkan generasi masa depan,” ungkapnya.
Dengan tegas Bendi mengatakan, jangan ada yang main-main dengan kualitas makanan anak-anak kita.
“Apa yang tersaji di piring mereka harus sesuai standar gizi, untuk perkembangan otak dan fisik mereka,” tegasnya.
Terkait keterlibatan ekonomi, Bendi menginstruksikan agar SPPG benar-benar memberdayakan potensi lokal secara nyata.
“Bukan sekadar formalitas,” imbuh orang nomor satu di Makodim 0827 Sumenep ini.
Ia menekankan pentingnya transparansi dalam rantai pasok bahan baku.
“Petani dan pelaku UMKM sekitar harus menjadi pemasok utama,” ujarnya.
Selaim itu, kata Bendi, roda ekonomi masyarakat harus bergerak secara jujur melalui pelibatan tenaga kerja lokal.
“Distribusi makanan harus tepat waktu agar tidak mengganggu proses belajar mengajar,” tegasnya.
Kendati demikian, Bendi memastikan personel Babinsa di wilayah Rubaru akan dilibatkan dalam pemantauan harian di SPPG.
“Hal ini dilakukan guna memastikan efektivitas program dan meminimalisir kendala di lapangan,” tandasnya.
Ia juga menegaskan, tidak akan segan melakukan evaluasi jika ditemukan ketidaksesuaian.
Menurut Bendi, program tersebut investasi pertahanan negara melalui sumber daya manusia.
“Harus tepat sasaran, tepat kualitas, dan tepat manfaat,” pungkasnya.
Penulis : Red
Editor : Redaksi










