Sampang,- Industri genteng lokal di Karang Penang menjadi sorotan utama dalam Musrenbang RKPD 2027 yang digelar di pendopo kecamatan setempat, Rabu (04/02/2026).
Sektor ini digadang-gadang akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Camat Karang Penang Yasid Bustomi menyampaikan, industri genteng merupakan pilar ekonomi kreatif yang potensial dikembangkan.
Menurutnya, Karang Penang memiliki basis ekonomi kreatif yang kuat, terutama pada usaha genteng.
“Ini akan terus kita dorong, agar kualitasnya meningkat dan bisa bersaing di pasar lebih luas,” ungkap Yasid.
Potensi tersebut mendapat respons positif dari Wakil Bupati Sampang KH. Ahmad Mahfudz.
Ia membawa kabar baik, mengenai rencana kebijakan pemerintah pusat yang akan mendorong penggunaan genteng sebagai atap bangunan secara nasional.
“Ada rencana besar dari pemerintah untuk merubah tren atap bangunan kembali ke genteng,” ungkap Ra Mahfudz sapaan akrab Wabup.
Menurutnya, hal tersebut merupakan peluang emas bagi warga Kecamatan Karang Penang.
“Kami ingin produksi genteng di sini bisa diambil secara masif, untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Meski dipacu produksi skala besar, Ra Mahfudz memberikan catatan penting kepada para pengrajin dan pemerintah setempat, agar tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Kita harus ambil peluang ini, tapi jangan sampai merusak ekosistem wilayah,” ucapnya.
Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sampang ini menegaskan, produksi genteng harus berkelanjutan.
“Karang Penang memang mendapatkan perhatian plus, karena potensi industrinya yang unik,” imbuh Ra Mahfudz.
Maka dari itu, melalui Musrenbang ini diharapkan industri genteng Karang Penang tidak hanya sekadar usaha rakyat biasa.
“Melainkan naik kelas menjadi industri unggulan yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, dan meningkatkan PAD Kabupaten Sampang,” pungkasnya.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










