Sampang,- Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjamin hak-hak keuangan tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) akan diberikan sesuai regulasi.
Langkah ini, sebagai bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pejuang kesehatan.
Kepastian tersebut, disampaikan usai Bupati melakukan pertemuan dikemas diskusi bersama jajaran manajemen dan dokter RSMZ, Jumat (06/02/2026) siang.
Pertemuan ini dilakukan secara khusus, untuk membedah transparansi distribusi Jasa Pelayanan (Jaspel) yang belakangan menjadi sorotan.
Bupati mengakui, adanya dinamika internal yang sempat memicu kecemburuan antar pegawai terkait pembagian Jaspel.
Menanggapi hal itu, ia memilih turun langsung untuk mendinginkan suasana, sekaligus memastikan harmonisasi di internal rumah sakit tetap terjaga.
“Alhamdulillah, diskusi tadi berjalan baik dan lancar. Banyak hal yang kita bahas bersama dengan duduk satu meja,” ujar H. Slamet Junaidi.
Sebagai tindak lanjut nyata, ia akan segera menggelar rapat lanjutan untuk merumuskan formula distribusi Jaspel yang lebih transparan.
Langkah ini, nantinya melibatkan pihak internal rumah sakit serta Dewan Pengawas (Dewas) agar hasilnya benar-benar akuntabel.
“Insyaallah, kita tindak lanjuti dengan rapat kembali. Kita rumuskan formulasinya bersama internal rumah sakit dan Dewas, agar urusan Jaspel dan pelayanan ini sinkron,” imbuhnya.
H. Slamet Junaidi menegaskan, terpenuhinya hak-hak nakes adalah kunci utama dalam menjaga standar pelayanan publik.
Ia berharap tidak ada lagi sumbatan komunikasi antara manajemen dan tenaga medis, sehingga fokus utama dalam melayani masyarakat tidak terganggu urusan internal.
“Yang pasti, prioritas saya bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sampang,” pungkasnya.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










