Sampang,- Langkah progresif ‘Sampang Kreatif’ dalam menggeliatkan roda ekonomi daerah sukses memikat perhatian publik.
Kolaborasi apik bersama Pemerintah Kabupaten Sampang ini, berhasil menyulap area Pasar Margalela menjadi episentrum ekonomi baru.
Melalui gelaran Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), inisiatif tersebut diapresiasi Bupati H. Slamet Junaidi.
Ia mengaku terpukau dengan semangat dan inovasi yang ditunjukkan oleh anak-anak muda Sampang.
“Bazar UMKM ini kreasi anak-anak muda yang sangat luar biasa,” ujarnya di sela meninjau Bazar UMKM, pada Sabtu (07/02/2026) malam.
Menurutnya, para penggerak memiliki pemikiran cemerlang untuk membangun fondasi ekonomi di Kabupaten Sampang.
“Saya sangat suka dengan semangat mereka (Sampang Kreatif),” tegas H. Slamet Junaidi.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Plt Kepala Diskopindag Zaiful Muqaddas dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Agus Wahyudi.
Mereka turut menyaksikan tingginya animo masyarakat dalam Bazar UMKM yang berlangsung selama 15 hari.
Pembina Sampang Kreatif, Andi Sulfa menegaskan, Bazar UMKM ini bukan sekadar ajang pameran produk, melainkan upaya nyata untuk membangkitkan ekonomi.
Ia menekankan, pentingnya menciptakan standar baru agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Strategi kami, mengolaborasikan pelaku usaha lokal dengan para pelaku UMKM dari luar daerah,” ungkapnya.
Andi menambahkan, bazar yang digelar sejak 1 hingga 15 Februari 2026, dirancang sebagai pemantik perubahan perilaku konsumen.
Ia ingin masyarakat kembali merasakan pengalaman berbelanja di pasar tradisional, namun dengan kemasan lebih modern, kreatif dan menyenangkan.
“Misi kami mengembalikan kepercayaan publik. Kami ingin membuktikan, pasar rakyat bisa menjadi pusat gaya hidup menarik,” tegasnya.
Menurut Andi, jika ekosistem kreatif terus terjaga, maka pendapatan pelaku UMKM akan meningkat secara berkelanjutan.
Pemilihan Pasar Margalela sebagai lokasi bazar, agar kembali menjadi urat nadi ekonomi bagi masyarakat Sampang.
“Bazar UMKM seolah menjadi bukti nyata bahwa di tangan anak muda yang tepat, potensi ekonomi daerah bisa dikemas menjadi daya tarik luar biasa,” pungkasnya.
Pantauan regamedianews di lokasi, masyarakat tampak memadati berbagai stan yang menyuguhkan aneka kuliner khas, produk fesyen, hingga kerajinan tangan.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










