SAMPANG Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Dandim 0828 Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, mengeluarkan imbauan bagi masyarakat Sampang, Madura.

Imbauan tersebut untuk memastikan ibadah puasa berlangsung khidmat, aman dan penuh keberkahan.

Dika, sapaan akrab Dandim menegaskan, ketenangan warga dalam beribadah adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

“Saya imbau untuk menjauhi aktivitas negatif yang kerap muncul di bulan Ramadhan,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Secara khusus, orang nomor satu di Makodim 0828 ini menyoroti fenomena konvoi dan balap liar.

Ia menginstruksikan agar tidak ada lagi arak-arakan kendaraan bermotor, terutama yang menggunakan knalpot brong.

“Kami melarang keras adanya konvoi atau arak-arakan, apalagi balapan liar,” tegas Dika.

Menurutnya, suara knalpot bising sangat mengganggu kekhusyukan warga yang sedang beribadah maupun beristirahat.

Tak hanya itu, Dika juga melarang keras penggunaan petasan atau bahan peledak apapun.

“Hal itu sangat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitar,” imbuhnya.

Dika juga memberikan peringatan serius bagi para remaja, agar tidak terjebak dalam pergaulan yang merugikan.

“Hindari kumpul-kumpul tidak jelas tujuannya, karena sering kali memicu perkelahian atau tawuran,” pesannya.

Selain ketertiban jalanan, faktor keamanan rumah juga menjadi poin krusial yang ia tekankan.

Mengingat tingginya mobilitas warga saat tarawih, ia meminta warga waspada terhadap bahaya kebakaran.

“Sebelum keluar rumah atau bepergian, pastikan listrik dan kompor sudah dimatikan,” imbaunya.

Ia mengajak masyarakat, untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing.

“Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan. Segera lapor dan berkoordinasi dengan aparat, jika ada hal mencurigakan,” tandasnya.

Dika berharap, seluruh elemen masyarakat terus memupuk rasa saling menghargai.

“Mari kita jaga toleransi antar umat beragama. Jadikan Sampang rumah yang nyaman dan damai selama Ramadhan,” pungkasnya. (hry)