Tahun 2016 Dinkes Pamekasan Tangani 325 Kasus DBD

- Jurnalis

Jumat, 23 Desember 2016 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

Pamekasan (regamedinews.com) – Selama tahun 2016 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, menangani 325 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dimulai sejak Januari hingga Desember 2016.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Pamekasan Rusdi Saleh mengungkapkan, tingginya angka kasus DBD tersebut karena masyarakat kurang memperhatikan genangan air yang ada disekitarnya.

“Seperti yang sering saya sampaikan, cara penularannya karena kita tidak sering menguras air. Kemudian tidak menutup air, itu yang paling menyebabkan kasus DBD,” ungkap Rusdi. (23/12/2016)

Baca Juga :  Satgas TMMD Rapat Koordinasi Tasyakuran dan Malam Panggung Prajurit Bersama Para Tokoh Desa Durin Timur

Namun menurutnya, angka tersebut masih lebih rendah dari tahun 2015 yang mencapai 363 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 8 orang. Tetapi pada tahun ini kasusnya cenderung fluktuatif. Pada tahun 2015 jumlah DBD terbanyak pada Januari hingga Maret, namun pada tahun ini cenderung naik turun setiap bulannya. Hal itu dipicu karena faktor musim yang tidak menentu

“Terjadinya musim yang tidak menentu, kadang hujan, kadang tidak, itu yang menyebabkan fluktuasi peningkatan kasus DBD, kalau kita bandingkan dengan tahun lalu itu biasanya Bulan Juli sampai Oktober biasanya sudah mengalami penurunan, tapi tahun 2016 ini pada bulan-bulan tersebut bertambah banyak dibanding tahun 2015,” imbuhnya.

Baca Juga :  Memasuki Musim Kemarau, BPBD Imbau Warga Sampang Waspada Terjadinya Kebakaran

Untuk menekan jumlah tersebut, Dinkes akan menggalakkan promosi kesehatan dan memberdayakan masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk serta melatih kader jumantik. “Saya berharap manakala ada kasus agar segera dilarikan ke rumah sakit agar tidak ada lagi kasus kematian akibat DBD,” tegasnya. (*)

 

Berita Terkait

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Senin, 5 Januari 2026 - 18:38 WIB

Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB

Caption: Mako Kepolisian Resor Sampang, Jl.Jamaluddin No.02, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang

Rabu, 7 Jan 2026 - 19:27 WIB