Bertahun-tahun belajar ditempat yang kurang layak, Madrasah ini butuh bantuan Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 18 Juli 2017 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang,(regamedianews.com) Memperihatikan, itulah kata yang pantas jika melihat kondisi di Madrasah Diniyah Al Ridwani dusun Duk Timur desa Ketapang Daya Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura ini

Bayangkan, 80 Santri Madrasah dan 70 Santri ngaji ini harus belajar ditempat yang memperihatinkan dan jauh dari kata layak, para santri yang mengenyam Pendidikan di Madrasah ini harus rela belajar bertumpuk di Musholla, karena sejak sepuluh tahun silam ruang kelas yang biasa ditempati untuk belajar keadaannya sudah rusak parah

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Kabupaten Sampang Ke 396, Bupati dan Wabup Ziarah Ke Makam Rato Ebu

Menurut Pengasuh Muda Madrasah Al Ridwan KH.Badrut Tamam, dirinya mengaku sejak ruang kelas itu rusak dirinya telah berusaha mencari jalan keluar dengan mencari berbagai bantuan, termasuk berkirim Proposal ke Kantor Kementerian Agama,bahkan menurutnya dirinya telah berkali kali melakukan hal itu, namun hingga saat ini belum ada satupun respon yang dirinya terima

“Sudah berusaha berkali kali kirim Proposal mas, tapi sampai saat ini belum ada respon”;ujarnya Selasa (19/7) kepada tim regamedianews.com dengan nada lirih

Baca Juga :  Warga Sampang Nekat Tanam Pohon Pisang Dijalan

Menurutnya ruang kelas yang merupakan peninggalan almarhum ayahnya itu kini benar benar harus direnovasi total, agar bisa kembali ditempati dengan layak oleh para santri yang ada di lembaga Pendidikan itu

“Harus direnovasi total mas, semoga aja Allah kasih jalan keluar”;ungkapnya

Dirinya juga berharap pemerintah dapat membantu lembaganya tersebut, agar para santri di Madrasah itu bisa belajar dengan tenang dan nyaman. (Mahmud)

Berita Terkait

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif
BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang
SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”
IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:49 WIB

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:12 WIB

Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:23 WIB

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:03 WIB

Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sampang AKBP Wibowo, didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama dan Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Jumat, 23 Jan 2026 - 16:06 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH.Kholilurrahman pose bersama pengusahan dan pihak BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Ronggosukowati, (dok. foto istimewa).

Daerah

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:37 WIB

Caption: pose dengan Bupati H.Slamet Junaidi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Nor Alam tunjukkan SK, (sumber foto: Prokopim Pemkab Sampang).

Daerah

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Jumat, 23 Jan 2026 - 11:49 WIB