Pendistribusian Rastra Di Sampang Belum Merata, Dinsos Bakal Lakukan Pendataan Ulang

- Jurnalis

Selasa, 20 Maret 2018 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Atas dasar hasil pantauan Tim Program Bantuan Sosial (Bansos) Pangan Provinsi Jawa Timur, menemukan data warga sangat miskin masih belum menerima Rastra. Akibatnya Program pendistribusian Beras Masyarakat Sejahtera (Rastra) di Kabupaten Sampang, hingga kini belum terbagi merata bagi warga miskin.

Kasi Bantuan Sosial dan Korban Bencana Dinas Sosial Sampang, Syamsul Arifin mengaku terdapat warga miskin belum menerima Rastra. Golongan warga miskin, ditemukan saat dilakukan pemantauan di wilayah utara Kecamatan Sreseh.

Baca Juga :  Empat Calon Jema'ah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat

“Ditemukan ada warga sangat miskin masih belum menerima Rastra. Saat itu, ada Tim Bansos Pangan Provinsi Jatim melakukan pemantauan di daerah utara Kecamatan Sreseh Sampang,” ungkapnya, Selasa (20/03/2018).

Menurutnya, Tim Bansos Pangan Provinsi Jatim mendapat jawaban dari masyarakat jika ada warga belum dapat Rastra, dengan kondisi lebih miskin.

“Kami akan mendata kembali terhadap warga miskin yang kini masih belum menikmati Rastra. Sehingga pada program tahun depan, warga tersebut segera mendapatkan haknya,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Sampang MoU Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Kejari

Sesuai mekanisme yang ada, lanjut Syamsul, pihaknya melakukan pengurangan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Lantaran, kuota penerima Rastra hanya mendapat 25 persen atau 119.66 KPM dari data kemiskinan di Sampang.

“Penerima rastra hanya mencapai 25 persen dari penduduk miskin. Aturan dari Provinsi, mengganti atau ada perubahan dari penerima Rastra. Artinya, dari kuota penerima 25 persen tidak boleh ditambahkan penerima. Karena sudah aturan dari pusat,” pungkasnya. (har/adi)

Berita Terkait

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Berita Terbaru

Caption: PS Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, saat ditemui di ruang kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Hilang Lagi!, Polisi Usut Pencuri Mesin Traktor Disperta-KP Sampang

Senin, 5 Jan 2026 - 16:06 WIB

Caption: Ketua ormas Gema Anak  Indonesia Bersatu 'GAIB' Perjuangan, Habib Yusuf,  saat ditemui awak media, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Senin, 5 Jan 2026 - 12:39 WIB

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB