Angka Perceraian di Pamekasan Meningkat, Jumlah Janda Bertambah

- Jurnalis

Senin, 23 April 2018 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Angka perceraian di Kabupaten Pamekasan, setiap tahunnya cukup tinggi. Terhitung sejak Januari hingga April 2018 ini saja sudah tercatat sebanyak 430 Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang mengajukan gugat cerai di Pengadilan Agama (PA) setempat.

Wakil Panitera PA Pamekasan, Rafiah mengatakan, dari jumlah 430 pasutri yang gugat cerai tersebut, 200 di antaranya telah menjalani putusan di instansinya. Sebagian besar faktor pasutri yang gugat cerai adalah perselingkuhan dan Media Sosial (Medsos).

Baca Juga :  Gelar Upacara Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-490, Ini Ungkapan Bupati Baddrut Tamam

“Sementara 230 sisanya sedang dalam proses sidang dan berpotensi untuk diputus cerai. Penyebab dari terjadinya perceraian diantaranya karena perselingkuhan dan penyalahgunaan medsos,” terangnya, Senin (23/04/2018).

Rafiah menjelaskan, pada tahun 2017 angka perceraian di bumi Gerbang Salam menembus angka 1.300. Artinya sudah ada 1.500 janda hingga April tahun 2018 yang menganggur tanpa pasangan.

Baca Juga :  Jurnalis Pokja Polda Jawa Timur Disuntik Vaksin

“Bahkan kalau seluruh kasus perceraian yang masuk hingga April diputus akan mencapai angka 1.730 janda. Apalagi hingga akhir tahun 2018 yang kecenderungannya akan bertambah,” pungkasnya. (man)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB