FGD Soroti Anggaran Panwas Kabupaten Sampang

- Jurnalis

Selasa, 8 Mei 2018 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) –  beberapa waktu lalu anggaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sampang sempat dipersoalkan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) dan insan media di Sampang karena diduga melakukan perubahan anggapan secara sepihak. Saat ini ada anggaran miliyaran rupiah dikelola Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten Sampang juga mulai di soal Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Gardu Demokrasi (FGD) Sampang.

FGD tersebut menilai pengelolaan anggaran Panwaslu Sampang sangat tidak transparan sehingga banyak persoalan di dua sumber anggaran yang berasal dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD Kabupaten dan APBD Provinsi.

Hal tersebut di ungkapkan Ketua Azis Priyatno, bahwa berdasarkan kajiaN berbasis data, Panwaslu Kabupaten Sampang menerima bantuan dana NPHD dari dua sumber, yakni APBD Kabupaten Sampang dan bantuan APBD Provinsi Jatim.

Baca Juga :  API 2020, Isteri Plt Gubernur Aceh Minta Dukungan

Bantuan dari APBD Sanpang dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati per bulan November-Desember 2017 untuk Panwascam di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang Rp. 249.085.000,00, sedangkan untuk bantuan APBD Provinsi pemilihan Gubernur Jatim selama 8 bulan mulai Januari 2018 sebesar Rp. 3.965.345.000.

“Kemudian yang janggal lagi bicara jumlah volume staf Panwascam 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang hanya 4 orang staf,  sementara di Kabupaten lain di Jawa Timur jumlah staf panwascam masing-masing Kecamatan ada 7 orang staf, padahal bicara pemilihan gubernur itu serentak di Kabupaten/Kota Se-Jatim,” terang Aziz, Selasa (8/5/2018).

Lanjut Aziz, pengelolaan anggaran di Panwaskab menjadi tanggungjawab sepenuhnya kepala kesekretariatan. Jadi harus benar-benar transparan sehingga pemilu Sampang bisa berintegritas.

“Semoga sejak awal penunjukan jabatan Panwaskab Sampang tidak berbasis kepentingan, tapi berbasis kompetensi dan pengalaman,” imbuhnya.

Baca Juga :  Panwaslu Kabupaten Sampang Optimis Pilkada Berjalan sesuai Harapan

Aziz berharap dalan dinamika pengelolaan anggaran Panwaskab Sampang ini, tim
Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D)  dan
Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), bisa pro aktif mencermati karena terkait dengan integritas proses penyelengaraan pemilu.

Sementara Bambang Maryono Kepala Sekretariat Panwaskab Sampang saat dikonfirmasi membenarkan jika sumber anggaran panwascam di Kabupaten Sampang bersumber dari APBD Sampang dan APBD Provinsi Jatim.

“Terkait bantuan APBD Provinsi di Kabupaten Sampang itu semua mekanismenya sudah sesuai intruksi Provinsi, terkait angka nominal berapa jumlahnya saya tidak hafal,  karena saya masih ada diluar kantor. Kemudian jumlah staf panwascam di 14 Kecamatan memang masing masing 4 orang,  dengan latar belakang 2 PNS dan 2 nob PNS,” jelas Bambang.(adi)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB