Mahasiswa UTM Berbagi Ilmu Baru Pada PKK Desa Ragung Sampang

- Jurnalis

Kamis, 26 Juli 2018 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan kembali kembangkan hasil tambak menjadi produk unggulan. Hal tersebut ditunjukkan pada Minggu kedua kelompok 67 KKN UTM.

Produk unggulan ditunjukkan saat melaksanakan kegiatan pelatihan produk unggulan krupuk emping ikan bandeng kepada kelompok ibu PKK di Balai Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Rabu (25/07/2018) kemarin.

Kordinator Desa, Samian mengatakan, langkah mengembangkan produk unggulan desa dimulai dengan mengidentifikasi potensi desa merancang kemasan dan mencari peluang.

“Salah satunya potensi Desa Ragung ini adalah ikan bandeng, sehingga kami mencoba mengolah ikan bandeng menjadi krupuk emping ikan bandeng yang menarik sehingga ada nilai lebih,” terangnya, Kamis (26/07).

Baca Juga :  Data Penerima BLT-BST Desa Otiola Dinilai Amburadul, Seorang Janda Merasa Dipermalukan

Oleh karena itu, lanjut Saiman, ia komitmen dengan mengadakan pelatihan pembuatan krupuk emping ini, bahan dasarnya ikan bandeng kepada ibu PKK dengan mengelola potensi desa dan memberdayakannya dengan produk unggulan yang berkelanjutan.

“Kami berkomitment untuk mengadakan pelatihan membuat krupuk emping dengan bahan dasar memakai ikan bandeng, kami tunjukan cara pembuatannya kepada ibu PKK desa setempat,” ujar pria yang kerap dipanggil Cak Sam.

Baca Juga :  Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif

Sementara Ketua Ibu PKK, Aidah mengatakan, pada acara pelatihan pembuatan krupuk emping ikan bandeng ini adalah produk dan pengalaman baru yang bagus selama berada di desa ini. Sebelumnya, belum pernah ada konsep dalam pembuatan krupuk, emping seperti ini fan menjadi hal inovatif.

“Harapan kami nanti akan kami lanjutkan bersama ibu-ibu PKK dalam pembuatan krupuk emping, sehingga dapat memberdayakan ibu PKK dan dapat nilai ekonomis, serta dibantu rekan-rekan mahasiswa dalam pemasaran secara online,” pungkasnya. (linda/dio/har)

Berita Terkait

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB