KKN 50 UTM Ciptakan Program Kreatif Unggulan Stik Singkong

- Jurnalis

Jumat, 3 Agustus 2018 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa/mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat menunjukkan salah satu program utama KKN 50 yakni Produk Unggulan Stik Singkong di Desa Kodek, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Mahasiswa/mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat menunjukkan salah satu program utama KKN 50 yakni Produk Unggulan Stik Singkong di Desa Kodek, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Sampang, (regamedianews.com) – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kelompok 50 melaksanakan peran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2018, dengan peran kegiatan menciptakan program unggulan, kreatif dan inovatif dalam rangka menciptakan ekonomi kreatif, di Desa Kodak, Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang, Selasa (31/07/2018) kemarin.

Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 50 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2018, Moh. Hamzah Fansuri mengatakan, pelaksanaan KKN ini di laksanakan pada pukul 13.00 s/d 15.00 WIB, kegiatan ini merupakan salah satu program utama KKN 50 yakni Produk Unggulan Stik Singkong.

Baca juga Mahasiswa KKN UTM Kembangkan Produk Unggulan Desa

“Produk ini merupakan bentuk olahan singkong yang diolah secara praktis, bisa diterapkan sebagai produksi rumahan. Di samping memiliki variasi rasa lain, rasa jagung manis, keju, dan sapi panggang. Serta pengolahannya sangat mudah karena menggunakan bumbu-bumbu sederhana, yang umum dijumpai di dapur rumahan” imbuh Pria asal Kediri tersebut.

Baca Juga :  Cabup Sampang Aba Idi Nyoblos di TPS 9, Optimis Menang

Hamzah juga mengatakan, sosialisasi pembuatan stik singkong ini dilaksanakan selama 3 hari, ditempat yang berbeda-beda yakni, Dusun Gelegur, Dusun Masaran dan Dusun Jenun.

Baca juga Ini Cara KKN Mahasiswa UTM Berbagi Pengetahuan Kepada Warga Desa

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan stik singkong yang merupakan makanan dasar berbahan singkong, dimana singkong merupakan tanaman yang mudah dijumpai di desa ini. Bahkan antusias serta partisipasi masyarakat dusun tersebut, memiliki antusias partisipasi berbeda-beda,” pungkasnya

Di sisi lain penanggung jawab KKN Kelompok 50 juga mengatakan Warga yang ikut serta dalam sosialisasi stik singkong ini sangat antusias. jumlahnya sekira 36 IRT, antaranya Gelugur 11 IRT, Masaran 20 IRT dan Jenun 15 IRT.

Baca Juga :  Polisi Kesulitan Ungkap Maling Toko di Tambelangan Sampang

Baca juga Mahasiswa UTM Berbagi Ilmu Baru Pada PKK Desa Ragung Sampang

“Banyak yang berpendapat sangat senang dengan adanya sosialisasi yang kami laksanakan karena ini merupakan salah satu cara mengisi waktu luang dengan belajar mengolah olahan tanaman berbahan dasar singkong untuk meningkatkan perekonomi di desa ini” ujar Maulana

Ia mengaku, sebagai koordinator desa dan penanggung jawab kegiatan ini berharap dengan adanya program ini, semoga dapat terlaksana secara berkelanjutan pada masyarakat Desa Kodak.

“KKN 50 Universitas Trunojoyo Madura juga siap membantu dalam memasarkan produk Stik Singkong, baik secara offline maupun online. Kami juga menyediakn Blog untuk Desa Kodak yang dapat dijadikan sebagai sarana pemasaran Stik Singkong,” ungkap maulana. (sfn/har)

Berita Terkait

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB