Memulai Pembuatan Pariwisata Pantai Mangrove di Desa Majungan Pamekasan

- Jurnalis

Sabtu, 4 Agustus 2018 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok KKN 76 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat menikmati suasana Pantai Mangrove Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Kelompok KKN 76 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat menikmati suasana Pantai Mangrove Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Pamekasan, (regamedianews.com) – 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) 2017/2018 penempatan di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan mencoba untuk memulai pembuatan pariwisata hutan mangrove.

Desa Majungan merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Pademawu yang berpotensi dalam sumber daya alamnya. Pemanfaatan sumberdaya alam yang kurang maksimal menjadikan desa tersebut tergolong desa yang tertinggal.

Salah satu upaya mengubah citra suatu wilayah adalah melalui sektor pariwisata. Pariwisata secara tidak langsung berperan aktif dalam memperkenalkan kepada masyarakat luas. Desa Majungan memiliki Pariwisata Pantai yang dikelilingi hutan mangrove dengan destinasi perjalanan wisata yang dimulai dengan pemandangan tambak garam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa KKN Kelompok 76 tersebut melihat adanya potensi yang sangat besar dari adanya sumber daya alam pantai dan hutan mangrove sebagai destinasi pariwisata.

Baca Juga :  Tresna Art Terima Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan Atas Dukungan Program Inclusive Job Center

Kepala Dusun Trokem, Desa Majungan, H. Salim mengatakan, Hutan Mangrove yang ada di desa ini merupakan hutan mangrove terbesar di Jawa Timur, pihak desa akan mengembangkan pariwisata ini dengan bantuan mahasiswa KKN 76 UTM melalui konsep pembangunan yang diberikan kepada desa.

Baca juga Lestarikan Wisata Budaya di Madura, Disporabudpar Kabupaten Sampang Gelar Kontes Sapi Sonok

“Permulaan pembuatan Pariwisata pantai mangrove ini menjadi program kerja utama yang diunggulkan oleh kelompok KKN 76. Kami sangat mendukung penuh adanya permulaan periwisata pantai tersebut. Sehingga, KKN 76 diminta untuk membuat konsep destinasi pariwisata dengan memanfaatkan akses jalan jalur darat dan jalur air,” tandasnya, Sabtu (04/08/2018).

Sementara Koordinotor proker tema pariwisata Hidayatut Toyyibah juga mengatakan, kedua jalur tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat desa majungan tentunya dalam peningkatan perekonomian dengan mengurangi angka pengangguran, salah satu adalah adanya penyewaan perahu untuk menuju ke lokasi pantai mangrove.

Baca Juga :  Santri Bangkalan Buat e-KTP Cukup di Pondok Pesantren

Baca juga H+4 Lebaran, Bukit Tinggi Sumenep Jadi Sasaran Wisatawan

“Dari adanya pantai mangrove ini dapat membuat peluang pekerjaan bagi masyarakat dan dapat meningkatkan perekonomian. Karena jika pariwisata ini terus dilakukan pengembangan hutan mangrove sekaligus pemanfaatan buah mangrove menjadi produk khas desa majungan, maka akan semakin maju dan terkenal pula desa majungan ini,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, kegiatan awal yang dilakukan kelompok KKN 76 yaitu dengan membersihkan lingkungan pantai mangrove dan penancapan aksesoris spot foto untuk pengunjung yang datang dengan mengabadikan moment di pantai mangrove Desa Majungan. (sbd/bor/har)

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB