Disdik Sampang Terkesan Abaikan Ambruknya Tiga Ruang Kelas SDN Jelgung 2

- Jurnalis

Senin, 27 Agustus 2018 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tiga ruang kelas SDN Jelgung 2 yang ambruk.

Kondisi tiga ruang kelas SDN Jelgung 2 yang ambruk.

Sampang, (regamedianews.com) – Ambruknya tiga ruang kelas SDN Jelgung 2, Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, dari hasil pantauan reporter regamedianews.com sampai saat ini (27/08/2018) belum ada perbaikan dan terkesan diabaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.

Pasalnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Jelgung 2, Sunarti mengatakan, pihaknya mengaku telah melaporkan peristiwa ambruknya sekolah itu ke Disdik Sampang. Namun, sampai saat ini belum ada kabar dan titik jelasnya.

Baca juga Tiga Ruang Kelas SDN Jelgung 2 Ambruk Tak Diperbaiki, Proses Belajar Siswa Terganggu

“Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah sangat terganggu lantaran kurangnya sarana dan prasarana yang sekolah miliki akibat dari ambruknya ruang kelas ini,” ungkapnya, senin (27/08).

Baca Juga :  Pakar Hukum: Lembaga Survei Kita Tahun Ini, Sudah Lancang Mendahului KPU RI 

Ia juga mengatakan, bahwa proses belajar siswa terpaksa di gabungkan dengan kelas lainnya. Yakni Kelas I digabung dengan Kelas II, III dan IV,  V dan VI dalam jam KBM yang sama satu ruangan.

Baca juga Tiga Atap Kelas SDN Jelgung 2 Ambruk, Kepsek Berharap Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

“Ia mas, kegiatan belajar mengajar terpaksa kami gabungkan antara Kelas I dan II, III dan IV, V dan VI. Karena sarana yang kami miliki kurang,” terangnya.

Sementara ditempat terpisah Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Sampang, Ahmad Mawardi mengatakan, mengenai SDN Jelgung 2 pihaknya berusaha mengajukan di program Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Tahun Anggaran 2018. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

Baca Juga :  Peringati HPN 2019, Pemkab Bangkalan Gelar Bakti Sosial

Baca juga SDN Robatal 1 Disegel, Semua Siswa Terlantar Diluar Kelas

“Untuk masalah SDN Jelgung 2 ini sudah kami ajukan di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun anggaran 2018. Tapi saat ini belum ada kejelasan. Kami juga tidak mengetahui bahwa di Kabupaten Sampang ada dana taktis alias anggaran tanggap darurat,” tegasnya.

Perlu diketahui, bahwa ambruknya SDN Jelgung 2 tersebut terjadi pada awal Februari 2018. (adi/har)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB