“Jarimu Harimaumu” Materi Wasbang Dalam PSSMB IPMAFA

- Jurnalis

Senin, 27 Agustus 2018 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 0718 /Pati Letkol.Arm. Arief Darmawan S.sos. saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan.

Dandim 0718 /Pati Letkol.Arm. Arief Darmawan S.sos. saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan.

Pati, (regamedianews.com) – Bertempat di Kampus IPMAFA, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Succes Skills Mahasiswa Baru (PSSMB) IPMAFA 2018 oleh Dandim 0718/Pati dengan tema Wawasan Kebangsaan yang diikuti 310 orang, Senin (27/08/218).

Dandim 0718 /Pati Letkol.Arm. Arief Darmawan S.sos. dalam materi wawasan kebangsaan yang disampaikan adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya. Pada abad ke-7 ada kerajaan yang sangat terkenal dan tidak pernah terkalahkan, tapi hancur karena masalah dari dalam kerajaan itu sendiri.

Baca Juga :  Benderah Merah Putih Terbentang Ditengah Suramadu Sambut Pelantikan Presiden RI

Baca juga Koramil 10/ Dukuh Seti gelar kegiatan Pembentukan Building Character Remaja Dengan Materi Wasbang

“Sejarah pun terulang pada abad ke-14, yaitu kerajaan Majapahit hancur karena masalah negerinya sendiri, untuk itu kita harus selalu mawas diri dan selalu waspada untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepan,” ujarnya.

Permasalahan kebangsaan contohnya, lanjut Arief, yakni GAM, OPM, Komunis, Pelemahan Kebangsaan, Proxy War dan masih banyak lagi yang kita harus selalu waspadai.
Menurutnya, situasi sekarang negara Indonesia sudah terkepung oleh negara-negara seperti AS, Cina, Inggris dan Australia negara-negara tersebut sudah membuat pangkalan-pangkalan militer di seputaran Indonesia.

Baca Juga :  Polda Gorontalo Berbagi Sembako Untuk Pengendara Ojek Online

Baca juga GPN Sampang Tunda Uji Material Proyek Pengembangan Pasar Tradisional dan Polowijo Sampang

“Indonesia adalah negara Non Blok dan memiliki politik bebas aktif, Kekuatan militer adalah sebagai daya tangkal sebagai pencegah perang, soft power ditambah hard power yang menghasilkan smart power. Untuk itu, TNI rakyat harus bersatu. Orang Indonesia adalah pengguna sosmed yang paling aktif di dunia, sehingga Jarimu adalah Harimaumu. Maka kita dituntut untuk berhati-hati dalam bersosmed,” pungkasnya. (pn/ipl/har)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB