KKN Kelompok 65 Mahasiswa UTM Sulap Daun Kangkung Menjadi Mie Sehat

- Jurnalis

Jumat, 4 Januari 2019 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKN Kelompok 65 Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat  memaparkan kepada warga Dusun Semuangan, Desa Gili Barat Kec. Kamal, Kab. Bangkalan, cara membuat kangkung menjadi mie.

KKN Kelompok 65 Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat memaparkan kepada warga Dusun Semuangan, Desa Gili Barat Kec. Kamal, Kab. Bangkalan, cara membuat kangkung menjadi mie.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Kelompok KKN 65 Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), tepatnya di Dusun Semuangan, Desa Gili Barat Kecamatan Kamal, membuat inovasi baru yaitu dengan membuat mie sehat dengan bahan baku daun kangkung sebagai bahan pokok membuat mie, karena mie salah satu makanan yang banyak digemari oleh berbagai kalangan, Rabu (02/01/2019).

Ketua Kelompok (Kordes) Wahyu Ramadhany Dwi Shafa mengatakan, kegiatan pelatihan pembuatan mie berkomposisi dari daun kangkung dan tepung terigu tersebut, karena di Desa Gili Barat masyarakatnya banyak yang menanam kangkung, akan tetapi biasanya hanya dibuat sayur.

Baca Juga :  Polisi Jaring Remaja Sampang Pesta Arak Saat Ramadhan

Baca juga Rektor UTM Bersama LPPM Kunjungi KKN 67 di Desa Ragung Sampang

“Oleh karena itu KKN 65 mengadakan pelatihan kepada ibu-ibu Desa Gili Barat, untuk memanfaatkan tanaman kangkung menjadi mie,” terangnya, Jum’at (04/01).

Wahyu juga mengatakan, tujuan dari diadakannya pelatihan tersebut agar masyarakat Gili Barat dapat memanfaatkan tanaman kangkung, diolah menjadi mie. Sehingga dapat membantu membangun prekonomian yang kretif dan inovatif dengan memanfaatkan potensi desa.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Polres Pamekasan Pastikan Kelancaran Arus Lalin

Baca juga Kelompok 105 KKN UTM, Sosialisasikan Olahan Beras Varian

“Program perdana KKN 65 tersebut mendapat apresiasi oleh Bapak Maksum selaku Kepala Desa Gili Barat dan masyarakat setempat, khusunya dari ibu-ibu yang mengikuti pelatihan tersebut,” pungkasnya. (sfn/sbd/fik)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB