Sesar Lembang Bisa Menghasilkan Gempa Bumi Bermagnitudo 6,5-7

- Jurnalis

Jumat, 5 April 2019 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi "Cimahi".

Cimahi, (regamedianews.com) – Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mudrik R Daryono menyatakan Sesar Lembang bisa menghasilkan gempa bumi bermagnitudo 6,5-7 yang saat ini tengah dalam fase pelepasan energi menuju pengulangan gempa.

Melihat fakta tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi meminta masyarakat Kota Cimahi untuk selalu waspada, terhadap bahaya potensi gempa yang bisa dihasilkan oleh Sesar atau Patahan Lembang.

Untuk wilayah Kota Cimahi, batas terdekat Kota Cimahi ke Sesar Lembang hanya berjarak tiga kilometer, tepatnya wilayah utara Kota Cimahi yang meliputi, Citeureup, Cipageran, Cileuweung, dan Cihanjuang, yang semuanya berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan jarak Sesar Lembang ke gedung Pemerintahan Kota Cimahi merupakan objek vital, hanya berkisar 5,8 sampai 6 kilometer.

Baca Juga :  Kinerja Dinsos Bangkalan Dianggap Amburadul & Tak Efektif

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Cimahi Rezza Rivalsyah Harahap mengungkapkan, jika gempa itu terjadi, Kota Cimahi khususnya di kawasan utara akan mengalami kerusakan cukup parah, sebab wilayah tersebut jaraknya tidak jauh dari pusat gempa.

Akunya, pihaknya sudah melaksanakan simulasi kegempaan di lingkungan tempat tinggal masyarakat, untuk melihat reaksi dan kesigapan masyarakat Cimahi ketika gempa terjadi.

”Kita lakukan simulasi pada malam hari dan di lingkungan masyarakat yang padat penduduk. Jadi memberikan edukasi juga pada masyarakat bahwa mereka jangan panik ketika gempa terjadi,” ungkap Rezza, Kamis (04/04/2019).

Selain itu, BPBD juga telah melakukan pemetaan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kota Cimahi, sehingga bisa diukur kesiapan ketika gempa terjadi.

Baca Juga :  Soroti Kinerja ASN, Puluhan Massa PMII Tuntut Ketegasan Pemkab Bangkalan

”Kita data berapa kekuatan ambulan, kapasitas rumah sakit, prediksi korban. Jadi ketika gempa terjadi, sudah tahu kemana korban dibawa, menggunakan ambulan darimana saja. Semua sudah disiapkan”, katanya.

Sementara itu khusus untuk lingkungan Pemkot Cimahi, sejak tahun 2004, belum ada standard operating procedure (SOP) situasi keselamatan kedaruratan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pengunjung.

“Padahal itu sangat penting, apalagi disini kan gedung tinggi yang di isi ribuan orang. Jadi, resiko jatuhnya korban cukup tinggi. Kita juga akan pasang rambu evakuasi, karena sekarang belum ada satupun rambu evakuasi”, tegasnya. (agil)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Berita Terbaru

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB