JKN-KIS Kembalikan Senyum Amirah

- Jurnalis

Senin, 22 April 2019 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amirah Shafa Hadinata (8 th), didampingi kedua orang tuanya.

Amirah Shafa Hadinata (8 th), didampingi kedua orang tuanya.

Pamekasan, (regamedianews.com) – Tidak terbayang bagi keluarga Yusdi Permana Hadinata ketika anaknya Amirah Shafa Hadinata (8 tahun), harus menjalani terapi atas penyakit kelainan pada sistem kekebalan tubuh yang telah dideritanya sejak tahun 2016. Karena penyakitnya itu, kondisi kesehatan Amirah dapat menurun dengan drastis hanya karena terkena debu atau salah mengonsumsi makanan tertentu.

Untuk mengobati penyakitnya, Amirah diharuskan menjalani terapi injeksi obat obatan tertentu secara rutin dalam jangka panjang. Beruntung orang tuanya merupakan masyarakat yang sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Sehingga Amirah dapat menjalani pengobatan yang dilakukan sejak tahun 2016, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

“Saya bersyukur sekali, Alhamdulillah dengan adanya BPJS Kesehatan ini semua biaya pelayanan kesehatan kepada anak saya sudah tidak keluar biaya”, ujar Yusdi saat ditemui oleh petugas BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pamekasan.

Baca Juga :  Pasangan BERBAUR Dipastikan Menangkan Pilkada Pamekasan

Yusdi juga menuturkan, bukan hanya anaknya yang merasakan manfaat adanya program JKN-KIS. “Istri saya juga telah menjalani oprasi kuret sebanyak 2 kali, dan semuanya juga telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan, saya merasakan sendiri bahwa BPJS Kesehatan (JKN-KIS) ini sangat bermanfaat”, jelasnya.

Yusdi menganggap prosedur pelayanan bagi peserta JKN-KIS tidak sulit seperti yang dibayangkannya. “Saya mengantar anak saya berobat mulai dari dokter, di Rumah Sakit Pamekasan, hingga dirujuk ke Surabaya tidak pernah mengalami kendala dan sangat mudah, pelayanan yang diberikan kepada kami juga tidak ada bedanya dengan pasien yang lain, semuanya baik. Alhamdulillaah sekarang anak saya sudah lebih sehat, dulu ketika awal berobat berat badan anak saya hanya 8 kg, sekarang sudah normal. Namun dokter masih memperkirakan pengobatan ini akan masih berjalan hingga tahun 2021″, ungkapnya.

Baca Juga :  Rutan Bangkalan Kembali Terapkan Izin Besuk Tahanan Titipan

Menurut Yusdi, anggapan yang muncul bahwa masyarakat akan rugi ketika mengikuti jaminan kesehatan itu juga sangatlah tidak tepat. “Mengikuti BPJS Kesehatan (JKN-KIS) ini tidak ada ruginya, karena sehat itu mahal. Kalau kita sehat ya biarlah uang yang sudah kita bayarkan ini untuk digunakan berobat yang lain, anggap sebagai sedekah. Jadi kita bayar rutin juga tidak pernah berharap sakit, tetapi kalau nantinya sakit sudah ada yang menjamin”, ucapnya.

Yusdi berharap agar BPJS Kesehatan dapat senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, agar program JKN-KIS ini dapat semakin memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. “Pelayanan yang sudah baik ini harapan kami semua agar semakin ditingkatkan”, pungkasnya. (ar/tw/sbd)

Berita Terkait

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Berita Terbaru

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB

Caption: Abdul Razak Manajer Persepam / Tim Laskar Ronggosukowati Pamekasan, (dok. Kurdi Rega Media).

Olahraga

Final di Kandang, Laskar Ronggosukowati Target Juara Liga 4

Jumat, 6 Feb 2026 - 07:29 WIB

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB