Taufik Buhungo: Nelson Harus Minta Maaf Kepada Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 12 Juni 2019 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu aktifis Limboto (Taufik Buhungo).

Salah satu aktifis Limboto (Taufik Buhungo).

Limboto, (regamedianews.com) – Polemik dan konflik antara dua tokoh di Kabupaten Gorontalo seakan tidak pernah menemukan titik temu, dikarenakan banyaknya pihak-pihak yang berkomentar dan memanfaatkan situasi yang sedang memanas saat ini.

Salah seorang Aktvis Taufik Buhungo menanggapi komentar Kabag Humas yang mengatas namakan suara Bupati bahwa harusnya rakyat mendatangi Bupati yang di posting di salah satu Grup WA Menara Gemilang, di nilai seolah menempatkan rakyat di kasta terendah, ia lupa bahwa rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi dalam demokrasi.

Baca Juga :  BPBD Sampang Prediksi Musim Pancaroba Terjadi Pada Akhir April

Baca juga 2020 Pilkada Gorontalo, Ini Komentar Dua Aktifis dan Politisi

“Rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi dalam demokrasi dan hal ini sudah sangat bertentangan dengan syrariat islam, dimana seorang Nabi Muhammad SAW adalah khalifah terbaik di muka bumi selalu mengajarkan untuk menjadi pemimpin yang di cintai rakyatnya”, ujar Taufik, Selasa (11/06/2019).

Di tambah lagi ada beberapa ada beberapa pernyataan Kabag Humas yang kami nilai ekstrim seperti kata “Preman dan Berdarah-darah”.

Baca Juga :  Harapkan Ada Tambahan Kuota Haji, Kemenag Sampang Tunggu Surat Edaran

Baca juga Pererat Silaturahmi, FPPS Bagi-Bagi Takjil dan Bukber

Taufik menambahkan, pernyataan seorang ASN itu harusnya mampu mendinginkan suasana di daerah ini yang lagi memanas, bukan malah justru memperkeruh suasana.

“Kami berharap sebagai pemimpin yang baik, Bupati Nelson Pomalingo mau memberikan statement permohonan maaf kepada rakyat dan membina para aparaturnya”, tutup Taufik Buhungo.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB