HUT Bhayangkara, Polres Lumajang Sajikan Pesona Alam Negeri Diatas Awan Kepada Komunitas Off Roader

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2019 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Lumajang antusias menyaksikan keseruan para off roader saat menjelajahi tebing gunung semeru.

Warga Lumajang antusias menyaksikan keseruan para off roader saat menjelajahi tebing gunung semeru.

Lumajang, (regamedianews.com) – Sebanyak 150 off roader yang berasal dari berbagai daerah seperti dari Kalimantan, Bali dan off roader wilayah Jawa Timur, Sabtu (22/06/2019) berkumpul di Kabupaten Lumajang.

Ada 3 rute medan yang dibuat, karena berdasarkan klasifikasi telah ditentukan untuk pemula, mahir dan rute khusus. Setiap kategori tersebut juga memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dalam menyelesaikannya.

Baca juga Polda Jabar: Keamanan Bukan Hanya Kewajiban Polri, Tapi Juga Masyarakat

Bagi mereka yang sudah expert melalui medan yang berlumpur, melewati tebing gunung semeru yang berbentuk “V”. Selain membutuhkan keberanian, jalur tersebut juga membutuhkan jam terbang bagi sang pengemudi. Sedangkan medan khusus juga disiapkan dengan kemiringan sampai 90 derajat.

Jalur tersebut diperuntukan bagi off roder yang berani dengan tantangan yang sangat ekstrim yang tidak umum dilalui oleh peserta mahir sekalipun. Lereng yang pilih adalah jalan dengan kemiringan sampai 90 derajat. untuk melaluinya, mobil menggunakan kawat sling sebagai alat bantu untuk melewati medan-medan yang sangat ekstrim.

“150 off roder menjelajahi Lumajang selama 2 hari 1 malam. Melewati 10 kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang. Para offroader menginap di Desa burno menggunakan tenda, dengan suhu yang juga ekstrim dingin yaitu sekitar 22 dejarat celcius”, ujar Kapolres Lumajang AKBP. M. Arsal Sahban.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Operator 2 Wales di Desa Murbatoh Sampang Tewas Tertimpa

Selain rute-rute off road yang dilewati, lanjut Arsal, mereka juga melewati obyek-obyek wisata seperti Pura Mandara Giri di Kecamatan Senduro, merupakan salah satu pura tertua di Indonesia.

“Mereka juga melewati kebun teh gucialit, tebing lereng gunung semeru juga memberikan pemandangan alam yang luar biasa. Apalagi jika berkunjung pada saat waktu yang pas, akan terlihat keagungan dari gunung tertinggi di pulau Jawa tersebut”, ungkap orang nomor satu di Polres Lumajang ini.

Selain itu, menurut Arsal, berbicara tentang tempat rekreasi Lumajang juga memikiki negeri di atas awan yang dapat dikunjungi off roder dari luar daerah. Negeri diatas awan ini sendiri adalah puncak B-29 yang masih tergabung dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Baca juga Kapolres Lumajang Kayuh Becak Keliling Alun-Alun Lepas Anggotanya Yang Purna Tugas

“Dengan suhu yang sangat dingin ditambah keramahan masyarakat Tengger yang mendiami wilayah tersebut, pastinya akan membuat siapapun yang datang kesana akan betah untuk berlama lama di puncak B-29”, kata Arsal.

Baca Juga :  Konsep Persiapan Tabligh Akbar Ustad Abdul Somad Di Pon-Pes Al Ihsan Jrangoan

Arsal juga mengungkapkan, wilayah Lumajang kaya akan wisata alam. Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73, salah satu programnya ingin membantu pariwisata Lumajang, melalui kegiatan Bhayangkara off road 2019 yang di ikuti oleh para offroader dari luar Lumajang, dapat memperkenalkan wisata Kabupaten Lumajang.

“Lumajang kaya akan wisata alam, untuk itu melalui jelajah lereng semeru ini akan dapat memperkenalkan keindahan alam Lumajang kepada masyarakat Indonesia”, terang Arsal yang juga sebagai Komandan Tim Cobra.

Sementara Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri, juga salah satu penggemar off road mengatakan, ia salah satu penggemar off road. Melalui komunitas-komunitas off road yang dikenal, dirinya mengajak untuk ikut offroader di Lumajang.

“Tak tanggung-tanggung, ada offroader dari Kalimantan dan Bali yang ikut serta dalam kegiatan Bhayangkara Off road 2019 yang kami adakan. Mereka sangat tertarik untuk bisa menaklukkan medan di lereng semeru ini”, ujarnya. (har)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB