Aduan Orang Tua Murid Ke SMAN 13 Bandung Telah Terjawab

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2019 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SMAN 13 Bandung (Udin Saehudin).

Kepala Sekolah SMAN 13 Bandung (Udin Saehudin).

Bandung, (regamedianews.com) – Menindak lanjuti aduan Didin Nurdin perihal anaknya Galang Nail Lukas yang didaftarkan melalui jalur prestasi ke sekolah yang SMAN 13 Bandung pada hari Selasa 2 juli 2019 yang lalu, telah ditanggapi pihak sekolah melalui Udin Saehudin Kepala Sekolah SMAN 13 Bandung, Jumat (05/7/19).

Udin menjelaskan kronoligis, kenapa, anak dari Didin Nurdin tidak diterima di SMAN 13 Bandung. Persoalannya, jalur prestasi yang di tempuh Galang Nail Lukas merupakan jalur prestasi olah raga (sepak bola).

Baca juga PPDB SMA/SMK Usai, Pihak Sekolah Banyak Terima Keluhan Orang Tua Murid

Sementara sepakboka diluar kategori Kemendikbud, yang termasuk kategori Kemendikbud ada yang dinamakan Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yaitu atletik, catur, bulu tangkis, renang dan silat.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Kembali Ditemukan di Sambilangan Bangkalan

“Sementara yang dilampirkan sertifikatnya atas rekomendasi PSSI/KONI setingkat kejuaraan kota bukan nasional (sepak bola), begitu di Upload Galang hanya mendapat skor 40, dan skor 83 prestasi total perolehan nilai 123 x 50% hasilnya 61,5”, jelas Kepala Sekolah SMAN 13 Bandung tersebut.

Dari 22 peserta calon didik jalur prestasi, Galang mendapati rangking ke 19, sementara kuota yang disediakan hanya untuk 14 murid. Udin juga menambahkan, terkait Didan Muhamad Sazidan peserta yang cedera dalam seleksi fisik, sama halnya dengan Galang, tidak lolos di SMAN 13 Bandung tetapi masuk dipilihan ke duanya di SMAN 17 Bandung.

Baca Juga :  Ops Keselamatan Semeru, Ini Pesan Kapolda Jatim Melalui Kapolres Sampang

Baca juga IKA SMANSA Siap Berpartisipasi Dalam Pembangunan Kabupaten Sampang Hebat Bermartabat

“Saya harap klarifikasi ini bisa dipahami dan tersampaikan kepada orang tua murid dalam hal ini bapak Didin Nurdin, kejadian ini juga untuk bahan evaluasi pemerintah kedepan, agar bisa lebih baik, demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia”, pungkasnya. (agil)

Berita Terkait

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial
Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 17:28 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas

Senin, 26 Januari 2026 - 08:29 WIB

Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:30 WIB

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada anggotanya, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Hukum&Kriminal

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Selasa, 27 Jan 2026 - 15:49 WIB