Camat dan Kades di Robatal Studi Banding Ke Desa Kutuh Bali

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2019 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Robatal (H. Kiyatno) saat menyampaikan sambutannya dan memaparkan dalam kegiatan studi banding ke desa wisata, Kuta, Bali.

Camat Robatal (H. Kiyatno) saat menyampaikan sambutannya dan memaparkan dalam kegiatan studi banding ke desa wisata, Kuta, Bali.

Bali, (regamedianews.com) – Camat, Kepala Desa (Kades) dan Aparatur Desa Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang menggelar studi banding dan wisata edukasi ke Desa Kutuh, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Camat Robatal H Kiyatno membenarkan, pihaknya telah mengagendakan kegiatan study banding tersebut dari jauh hari.
“Iya benar, kami bersama Kades di Robatal telah mengagendakan kegiatan ini dari jauh-jauh hari sebelumnya”, kata Kiyatno, Jumat (05/06/2019)

Baca juga Pendapatan Desa Kutuh Bali Capai 50 Miliar Tiap Tahun, Bisa Jadi Contoh Desa Lain

Lebih jauh Kiyatno menuturkan, tujuan melakukan studi banding ke Desa tersebut guna menimba ilmu, dan memanfaatkan peluang bisnis yang ada melalui BumDes dan Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat (Bumda) di Kecamatan Robatal.

Baca Juga :  Pemdes Pajeruan Salurkan BLT DD Periode April Kepada 443 Penerima

“Studi banding ini tujuannya tidak lain hanya untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dan bagaimana mengelola BumDes dan Bumda yang ada”, ujar Kiyatno.

Kiyatno menambahkan, peserta studi banding ini di ikuti 9 Kades beserta Perangkatnya dan Pengurus Bumdes. Yakni, Jelgung, Tragih, Torjunan, Sawah Tengah, Bapelle, Robatal, Lepelle, Gunung Rancak dan Pandiyangan.

“Agenda studi banding dan wisata edukasi ini kami jadwalkan di termen pertama dan anggarannya pun melalui Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019”, pungkas Kiyatno.

Baca Juga :  Pemdes Bajrasokah Salurkan BLT DD Bulan April Kepada 170 Penerima
Camat Robatal (H. Kiyatno) bersama Kepala Desa se-Kecamatan Robatal saat berada di desa wisata, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Sementara Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang H. Abdul Hamid mengatakan, studi banding ke Desa Kutuh ini merupakan agenda yang sangat bagus, karena desa bisa belajar bersama dari kesuksesan Desa tersebut.

Baca juga Camat Robatal: Berharap Pengelolaan BumDes Desa Kutuh Bali Bisa Jadi Contoh di Robatal

“Tujuan studi banding ke Desa Kutuh ini bisa menjadi contoh desa lain, karena sekarang perkembangan di desa ini sangat bagus yang bisa mensejahterakan masyarakatnya melalui pengelolaan Bumdes dan Bumda yang berasal dari dana desa”, singkat Abd. Hamid. (adi/har)

Berita Terkait

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB