Jadi Korban Kekerasan, Wartawan Sampang Lapor Polisi

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2019 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SR (wartawan, korban kekerasan) saat diwawancara awak media di Mapolres Sampang.

SR (wartawan, korban kekerasan) saat diwawancara awak media di Mapolres Sampang.

Sampang, (regamedianews.com) – Terkadang seseorang banyak salah persepsi dengan tugas wartawan, disisi lain persepsi itu juga mengarah ke hal negatif. Namun, itu karena adanya ketidak pahaman tentang tugas sang kuli tinta tersebut.

Bahkan, tindakan kekerasan dan teror kerap dialami karena karyanya yang berisi terkait seputar peristiwa. Seperti yang dialami SR (27 th) salah satu wartawan media online yang bertugas liputan di wilayah Sampang, Madura.

Baca juga Tiga Warga Sampang Jadi Korban Senggolan Microbus

SR, pria yang masih terbilang muda ini harus menerima bogeman mentah dari MF, tidak lain adalah warga Sampang yang dilaporkan istrinya (HL) ke Mapolres setempat, Rabu (17/07/2019) sore kemarin, lantaran kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dalam hal ini SR yang berperan sebagai pewarta, sebelumnya mendapatkan tugas dari Korlipnya untuk melakukan peliputan terhadap kasus tersebut langsung di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dengan spontan memvideo kekerasan MF kepada HL.

Baca Juga :  Ribuan Ayam di Sampang Dilahap si Jago Merah

“Saat itu juga saya dalam perjalanan pulang, usai liputan di Desa Taddan, Camplong. Di jalan Hp saya dirampas dan saya dipukuli oleh MF bersama salah satu keluarganya”, kata SR disela dirinya melaporkan MF ke Mapolres Sampang, Kamis (18/07) kemarin.

Sebelumnya, lanjut SR, ia memang mendapatkan tugas dari Koordinator Liputan (inisial FM) untuk melaksanakan tugas sebagai jurnalistik. Hal itu dilakukan karena patuh atas perintah senior. FM, sebelumnya mendapatkan laporan dari HL istri sah dari MF.

Baca juga Kebakaran di Maleber Bandung Telan Dua Korban

“Saya tidak terima kalau saya dipukuli, oleh karena itu saya melaporkan MF ke Mapolres, karena saya suda menjalankan tugas sesuai tupoksi saya sebagai jurnalis, namun malah mendapatkan tindakan kekerasan fisik yang dilakukan MF. Bermula MF ini diketahui istrinya atas kasus perselingkuhannya dengan wanita lain”, cetus SR.

Baca Juga :  Setelah di Sampang, Peristiwa Berdarah Terjadi di Pamekasan

Sementara, FM selaku Korlip menyayangkan atas tindakan kekerasan yang dilakukan MF terhadap juniornya. Pihaknya menegaskan, akan menempuh jalur hakum atas kasus ini dan meminta kepada pihak kepolisian setempat untuk menindak pelaku sesuai prosedur hukum yang belaku.

“Kami akan kawal kasus ini dengan menempuh jalur hukum, peristiwa kekerasan terhadap jurnalia tidak boleh dibiarkan. Jika tidak, khawatir akan terulang kembali pada teman-teman wartawan yang lain. Selain menganiaya, pelaku juga telah menghalang-halangi tugas jurnalis”, tegasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam
Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan
Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus
Curanmor Mendominasi Kriminalitas di Sampang
Sampang Darurat Narkoba, 174 Tersangka Diringkus!
Polres Sampang Tuntaskan 260 Kasus Kriminal Sepanjang Tahun 2025
Polres Sampang Sikat Sindikat Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:27 WIB

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:42 WIB

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:49 WIB

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:08 WIB

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:59 WIB

Curanmor Mendominasi Kriminalitas di Sampang

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB