KKN 10 UTM Temukan Surga Tersembunyi Di Perbatasan

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2019 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok KKN 10 UTM berpose di Pantai Bumi Anyar, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura.

Kelompok KKN 10 UTM berpose di Pantai Bumi Anyar, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) 10 Universita Trunojoyo Madura (UTM) temukan surga tersembunyi diantara perbatasan Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang di jalur pantura. Surga tersembunyi ini berupa pantai yang terletak di Desa Lobuk, Bumi Anyar, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Karena letaknya yang ada diperbatasan, Pantai ini masih belum terjamah oleh orang luar dan hanya penduduk sekitar yang biasa menikmati keindahannya. Pantai tersebut dikenal dengan pantai Bumi Anyar.

Selain terletak didaerah perbatasan, pantai bumi anyar merupakan tipe pantai berpasir yang memiliki hamparan pasir luas dan cantik, terlebih ketika arus laut sedang surut. Pantai ini juga memiliki view yang cantik bagi pengejar fotografi dengan latar sunset dan sunrise.

Baca juga KKN 18 UTM Ciptakan Kripik Singkong Asli Pocong

“Letak pantai sangat pas dengan kemunculan matahari pagi dan senja yang akan memanjakan mata dan menghasilkan gambar yang cantik untuk diabadikan di kamera. Suasana pantai teduh karena tumbuh pohon waru yang tumbuh secara alami dipinggir pantai”, terang Koordinator Desa KKN 10 UTM, Faizal, Kamis (18/07/2019).

Baca Juga :  Studi Banding, Kades di Sampang Kunjungi Tiga Desa di Bandung

Menurut Faizal, kearifan lokal dengan suasana desa juga masih sangat terasa. Setiap sore anak kecil selalu berkumpul dipantai untuk sekedar bermain atau bahkan mencari hewan laut untuk dikonsumsi. cukup diam melihat interaksi anak kecil yang sedang bermain, ditemani desiran ombak yang tenang dan view senja yang cantik sudah dapat mendamaikan hati dan mengobati penat.

“Melihat potensi ini KKN 10 membuat program kerja untuk mulai membangun kawasan wisata di pantai tersebut. Diharapkan dengan adanya sentuhan mahasiswa, warga desa, aparat desa, serta investor mulai melirik pantai bumi anyar ini untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata”, tandasnya.

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan kawasan madura bagian pantura yang ternyata juga tidak kalah indah dengan kawasan wisata lain yang ada di madura. Untuk merealisasikan program kerja ini, pertama yang dilakukan oleh KKN 10 yaitu melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekitar pantai. Hal yang menjadi hambatan utama pengembangan pariwisata ditempat ini yaitu banyaknya sampah plastik maupun sampah rumah tangga.

Baca Juga :  Cegah Balap Liar di Sampang, Polisi Siapkan "Kejutan"

Baca juga Top, Kelompok KKN 85 UTM Bangun Gapura di Desa Kesek

“Pantai ini sebenarnya sudah indah dari dulu namun yang menjadi masalah utama yaitu dari segi kebersihan dan kurangnya perhatian dari pemerintah”, ucap salah satu warga Lobuk. Kegiatan bersih-bersih dilakukan selama satu minggu. Selain pembersihan juga dilakukan sosialisasi kepada warga sekitar untuk mendukung pengembangan pariwisata pantai tersebut.

Untuk memulai mengembangkan pariwisata KKN 10 UTM kemudian membuat pernak pernik pariwisata, berupa tulisan nama pantai dan beberapa tempat duduk yang bisa digunakan oleh pengunjung sebagai spot foto yang instagramable.

KKN 10 juga aktif mempromosikan surga tersembunyi ini baik melalui promosi sosial media maupun promosi secara langsung dengan mengajak teman-teman untuk berkunjung. “yang kami lakukan hanyalah sebuah langka awal, untuk mengembangkan pariwisata pantai bumi anyar ini dengan harapan bisa menarik perhatian dari investor ataupun pemerintahan daerah”, ucap Faizal, Koordinator Desa KKN 10. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Hikmah Isra’ Mi’raj di Masjid As-Syuhada: Menata Hati Melalui Shalat dan Akhlaq
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB