Upacara HUT RI Ke-74, Sarung Jadi Ciri Khas Santri di Cimahi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan PPTQ Misbahunnur Cimahi (KH. Badrus Sallam)

Pimpinan PPTQ Misbahunnur Cimahi (KH. Badrus Sallam)

Cimahi, (regamedianews.com) – Dihari jadi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke – 74 seluruh unsur yang ada di negara Indonesia seperti halnya Pondok Pesantren Tahfizh Alqur’an (PPTQ) Misbahunnur ikut melaksanakan prosesi pengibaran Sangsaka Merah Putih.

Pesantren yang berlokasi di Jl. Kolonel Masturi No 273 Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Sabtu (17/8/2019). Tidak ada yang berbeda dari prosesi upacara tersebut. Namun Pondok Pesantren Misbahunnur masih mempertahankan cara berpakaian layaknya santri.

Baca Juga :  Tempat Wik Wik Berkedok Rumah Kos di Sampang Kena Razia Satpol PP

Sarung sebagai ciri khas pakaian laki-laki dan pakaian syar’i untuk perempuan sangat melekat dalam prosesi upacara tersebut

“Ini merupakan pembentukan karakter patriotisme kepada santri dengan cara mengenang para pejuang juga dalam rangka mengisi kemerdekaan, dan kegiatan ini agar dijadikan semangat belajar untuk para santri”, ungkap Pimpinan PPTQ Misbahunnur K.H. Badrus sallam kepada media usai kegiatan.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Bupati Sampang Turunkan Sprint Beberapa Plt Kepala Dinas

K.H. Badrus sallam juga menjelaskan, alasan penggunan pakaian khas pesantren di hari kemerdekaan 17 Agustus 2019 ini sebagai bahan refleksi perjuangan, karena kemerdekaan ini tidak terlepas dari peran serta para ulama serta santri.

“Rasa patriotisme pada santri tetap menjungjung nilai luhur keislaman, makanya kita tetap pakai sarung dan gamis dalam upacara kemerdekaan ini”, jelasnya. (agil)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB