Guru dan Murid SMPN 10 Cimahi Berhamburan Keluar, Selamatkan Diri Dari Bencana

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi saat berlangsungnya kegiatan simulasi bencana alam.

Situasi saat berlangsungnya kegiatan simulasi bencana alam.

Cimahi, (regamedianews.com) – Seluruh siswa-siswi dan guru SMPN 10 Cimahi berhamburan berdesakan keluar kelasnya masing-masing sesaat bencana gempa terjadi di wilayahnya, teriakan meminta tolong sambil melindungi kepala dengan tas dan tangannya para siswa berusaha menyelamatkan diri mencari tempat terbuka.

Namun jangan kaget dulu, kerena itu hanya simulasi kegiatan penutupan Sekolah Madrasah Aman Bencana (SMAB) oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) di SMPN 10, Jln Daeng Muhammad Ardiwinata Km.2,5 Cibabat kecamatan Cimahi utara kota Cimahi, Kamis (22/8/2019) kemarin.

Simulasi tersebut merupakan bentuk praktek dari pemahaman para siswa-siswi maupun guru tentang cara menanggulangi bencana.

Ade Suradi Humas SMPN 10 disela kegiatannya mengatakan ini merupakan hal baru bagi siswa-siswi di sekolahnya, pihaknya bersyukur bahwa sekolahnya dijadikan pilot project untuk kegiatan simulasi. Kegiatan yang sangat positif secara umum khususnya bagi warga lingkungan sekolah.

Baca Juga :  HUT BPJS Ketenagakerjaan Ke-47, Tandai Satu Dekade Transformasi Lewat Berbagai Capaian Positif

“Walau sebenarnya kita tidak berharap bencana itu terjadi. Tapi kalaupun harus terjadi, warga sekolah sudah paham cara penanggulangan saat terjadi bencana tersebut”, kata Ade.

Muhammad Rafa siswa kelas 8A mengaku sangat senang. ,”Seru, juga banyak manfaatnya, kalau terjadi bencana saya sudah ngerti apa yang harus dilakukan, sering-sering aja acara ini di laksanakan”, ungkap Rafa.

Sementara Nanang Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi pada acara penutupan mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah rela meluangkan waktu, hingga harus mengganggu kegiatan belajarnya.

Baca Juga :  Waspada Virus Corona, Dinkes Sampang; "Masyarakat Jangan Panik"

“Saya mohon maaf telah mengganggu waktu belajar guru dan siswa disekolah ini, tapi sebagai gantinya lingkungan sekolah mendapat hal baru yaitu pengetahuan tentang bencana”, ucapnya.

Dengan segala keterbatasan BPBD yang baru berdiri 3 tahun Nanang mengakui masih banyak kekurangan, jika tidak dibantu teman-teman relawan yang mencintai bencana. FPRB juga team BPBD sulit terlaksana.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus di lanjutkan minimal enam bulan sekali, tapi latihannya jangan ada pemberitahuan terlebih dahulu sebagai bentuk kesiagaan. Untuk info lebih lanjut bisa di cek spab.kemendikbud.co.id”, pungkasnya. (agil)

Berita Terkait

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Berita Terbaru

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB