Jelang Pilkada 2020, Pemeritah Kota Blitar Gelar Rakor Kewaspadaan Dini Isu Sosial

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2019 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsungnya rakor tim kewapadaan dini pemerintah daerah.

Suasana saat berlangsungnya rakor tim kewapadaan dini pemerintah daerah.

Blitar, (regamedianews.com) – Pemerintah Kota Blitar menggelar rapat koordinasi (rakor) Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah. Rapat digelar pada Kamis (29/08/2019), di ruang Sasana Praja kantor Pemkot Blitar bersama Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah di persiapkan sejak dini untuk mengantisipasi permasalahan politik menjelang Pilkada 2020 mendatang.

Rakor dibuka oleh Plt Walikota Blitar melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Didik Hariyadi. Pasca dibuka, kegiatan yang diikuti oleh sejumlah jajaran Forkopimda Blitar, petinggi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Blitar, Camat dan Lurah se-Kota Blitar, hingga elit organisasi sosial kemasyarakatan Kota Blitar itu dimulai.

Baca Juga :  Jumlah Pengangguran di Pamekasan Cukup Tinggi

Didik Hariyadi juga menjelaskan, rakor ini dilaksanakan sebagai reaksi awal, atas akan dimulainya proses tahapan jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang.

Kemudian, pertemuan ini sekaligus membentuk konsep kerja yang dirumuskan bersama pemerintah, untuk mencegah hal hal terjadinya potensi gesekan-gesekan persoalan politik yang mulai menyeruak di lingkungan masyarakat Kota Blitar.

“Istilahnya kan hidung, mata dan telinga dari pemerintah harus terpasang. Jadi jangan sampai potensi-potensi gesekan sosial, apalagi isu SARA itu jangan sampai terjadi di Kota Blitar sebelum, saat pelaksanaan dan pasca pelakanaan Pilkada tahun 2020 nanti”, jelas Didik Hariyadi saat di kantor Walikota Blitar.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Pastikan Menu MBG Layak Konsumsi

Diterangkannya, komposisi Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah ini meliputi pemerintah, organisasi sosial kemasyarakatan, organisasi keagamaan, MUI Kota Blitar, FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Blitar, hingga jajaran Forkopimda Blitar.

Tim Kewaspadaan Dini akan mencari dan mendeteksidan mencegah hal hal yang tidak di inginkan yang bisa mengganggu jalanya pelaksanaan pilkada tahun 2020 mendatang.

“Mulai persiapan anggaran, konsep pelaksanaan kerja, hingga penindakan teknis pencegahan isu perkembangan politik yang mulai berkembang dinamis di lingkungan masyarakat bisa dikelola untuk tercipta situasi yang kondusif dan terkendali”, pungkasnya. (Mst/Hms,Adv)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB