Style Ala Santri, Dari Anak Sekolah Hingga Pegawai Pemerintah Bangkalan

- Jurnalis

Senin, 21 Oktober 2019 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan (Hadari), bersama sejumlah pegawai dan staf saat pose bersama gunakan pakaian ala santri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan (Hadari), bersama sejumlah pegawai dan staf saat pose bersama gunakan pakaian ala santri.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2019, Bupati Kabupaten Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengeluarkan surat edaran pakaian ala santri dalam rangka memeriahkan HSN tersebut, Senin (21/10/2019).

“Tiga hari kita menggunakan sarung, sebab, notabenenya Kabupaten Bangkalan dikenal banyak pondok pesantren sebagai kota dzikir dan sholawat”, kata Ra Latif sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Cipatakan Santri Mandiri Dan NKRI Hebat, PCNU Sampang Gelar Halaqoh Pesantren

Ia juga mengatakan, banyak element masyarakat, politikus, dan pejabat pernah merasa mengenyam pendidikan di pondok pesantren.

“Selain itu, tujuan himbauan ini untuk mengenang jasa-jasa para ulama dan pahlawan”, terangnya.

Surat edaran yang viral di media sosial berisi himbauan Kepada Korwil Bidang Pendidikan, Ka UPTD SD dan Ka UPTD SMP beserta staf (PNS, THL, GTTPTT) untuk Mengenakan Pakaian Baju Putih Bersarung dan Peci bagi laki laki, serta Baju Muslimah Putih bagi Perempuan pada Senin s/d rabu 21 sd 23 Oktober 2019.

Baca Juga :  Wartawan di Bangkalan Kembali Gelar Aksi Solidaritas

Kepada Korwil Bidang Pendidikan, Kepala UPTD SDN dan Kepala UPTD SMPN beserta staf (PNS, THL, GTT/PTT) dan Siswa untuk mengenakan pakaian khas Madura (Pesa’an/Marlena) pada hari jadi Kabupaten Bangkalan 24 Oktober 2019. (sfn/tfk)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB