Abdimas 41 UTM Ajarkan Teknologi Pada Anak-Anak Campor Barat Sumenep

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2020 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak Desa Campor Barat tampak serius saat belajar menggunakan laptop.

Anak-anak Desa Campor Barat tampak serius saat belajar menggunakan laptop.

Sumenep, (regamedianews.com) – Bertempat di Rumah Kepala Desa Campor Barat, Ambunten, Sumenep yang menjadi posko segala bentuk kegiatan Abdimas 41 Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Selama 15 hari telah berlalu sekelompok mahasiswa melakukan pengabdian di desa yang penuh potensi ini.

“Adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat tidak sepatutnya menjadi momok bagi masyarakat. Justru hal tersebut harus dikenalkan pada anak sejak dini, dengan harapan masyarakat desa tetap setara dengan masyarakat kota”, tutur salah satu Abdimas 41 UTM.

11 Tahun bisa dibilang usia yang masih belia, di usia tersebut anak kota bukan hanya mengenal, bahkan mereka sudah menguasai komputer sampai ke akarnya. Berbeda dengan keadaan di sini (Desa).

Baca Juga :  Aktivis Bongkar Dugaan Permainan Solar Subsidi di SPBU Gedungan

“Aku sudah pernah melihat laptop kak, tapi aku tidak tau cara mengoperasikannya”, ungkap Sherly gadis kecil Desa Campor Barat yang masih berusia 11 Tahun, Rabu (01/01/2020).

fisib-utm-lauching-buku-madura-2040

baca juga refleksi-akhir-tahun-2019-pw-muhammadiyah-gorontalo-adakan-konferensi-pers
Pernyataan gadis kecil tersebut menjadi stimulus kuat bagi kami untuk mengenalkan teknologi (laptop) pada anak di desa ini. Kegiatan ini diberi nama “Basic Training of Technology” atau pelatihan dasar tentang teknologi.

Mengapa demikian ? sebab dalam kegiatan ini mengenalkan konsep dasar penggunaan laptop mulai dari hardware, software hingga praktik menggunakan microsoft word dan paint.

Baca Juga :  AKBP Hendro Sukmono Kukuhkan Pengurus KOP Polres Sampang

Kegiatan yang dihadiri 24 anak ini berjalan sesuai rencana dan mendapat feedback positif dari masyarakat terutama anak-anak Campor Barat. Senyum manis dan antusias mereka untuk mencoba dan bergantian belajar mengetik, menggambar dan mewarnai menjadi kebahagiaan bagi abdimas 41.

Tak hanya itu seorang gadis kecil berdarah Madura juga mengungkapkan “Aku Mau menggambar pemandangan kak”, tegasnya. Bukti bahwa keberadaan kegiatan ini sangat penting bagi mereka. (gus/red)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB