Baru Pertama Kali, Produksi Garam di Sampang Mencapai 450 Ribu Ton

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2020 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Operasional PT Garam Persero (Hartono).

Direktur Operasional PT Garam Persero (Hartono).

Sampang, (regamedianews.com) – Setelah sekian puluh tahun, pegaraman area Sampang behasil memecahkan rekor produksi garam sebanyak 450 ribu ton di tahun 2019. Sementara pada tahun 1994 hanya memproduksi 393 ribu ton.

Baca Juga polisi bekuk 7 orang pelaku pencurian termasuk penadahnya

Hal ini dikatakan Direktur Operasional PT Garam Persero, Hartono. Ia menjelaskan, produksi terbanyak berhasil dilakukan dengan cara sistem continue kemudian dirubah ke sitem bet. Menurutnya, jumlah produksi meningkat juga berketergantungan pada iklim .

Baca Juga :  UKM Seni Hadrah Syauqul Cholil STAIS Bangkalan Raih Juara 1 Lomba Rebana

“Sistem produksi garam dirubah pada tahun 2018, dari SOP produksi yang lama dirubah ke SOP baru, hasilnya produksi garam lebih banyak dan kwalitas bagus, selain itu iklim pada tahun 2019 juga mendukung,” ujar Hartono, Jum’at (31/01/2020).

Hartono mengatakan, dengan bertambahnya jumlah produksi dapat mencegah masuknya garam import. Sebelumnya, garam Madura dibully lantaran kwalitas kurang bagus, jadi setelah sistem produksi dirubah dan kwalitas bagus, saat ini bisa masuk ke industri.

Baca Juga :  BM Amartha Poin Kwandang Akui Oknum Karyawannya Salah

Baca Juga disaksikan menpora ketua koni jatim lantik ketua dan pengurus koni bangkalan

“Bahkan, pada tahun 2019 akhir kita eksport garam ke salah satu industri pupuk di Malaysia. Kemauannya setiap bulan kami mengeksport 400 ton perbulan. Dan ini adalah awal kita masuk ke industri,” ungkap Hartono. (adi/har)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB