Dewan dan Dinkes Bangkalan Akan Potret Ulang Penerima BPID

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2020 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan (Sudiyo) dan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan (Nur Hasan).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan (Sudiyo) dan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan (Nur Hasan).

Bangkalan, (regamedianews.com) – Setelah dilakukan verifikasi dan validasi data Penerima Bantuan Iuran Daerah (BPID) dari Dispendukcapil dan Dinsos Bangkalan. Komisi D DPRD setempat kembali memanggil Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas se-Bangkalan.

Pemanggilan tersebut dalam rangka menyamakan persepsi menjelang verifikasi dan validasi tahap ketiga. Tahap selanjutnya akan dilakukan survei oleh seluruh Puskesmas melalui bidan desa dengan cara memotret ulang data 143 ribu PBID.

Baca Juga pkl alun alun kota cimahi di relokasi ke pasar atas

“Tujuan pemanggilan semua Kepala Puskesmas oleh Komisi D bersama Dinas Kesehatan dalam rangka menyamakan persepsi data yang Dinkes miliki,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo dikantor Dewan, Rabu (5/2/2020).

Jadi, pihaknya mempunyai data 143 ribu nanti akan di potret ulang dengan menilai apakah sudah sejahtera atau prasejahtera. Pihaknya juga berkeyakinan setelah dilakukan potret ulang data yang dimiliki Dinkes akan berubah.

Baca Juga :  Sapu Lidi Deklarasikan Tetap Menjadi Relawan Jokowi Tahun 2024

“Saya yakin dari sekian data itu ada orang yang sejahtera mempunyai kartu PBID. Jadi, intinya data 143 ribu PBID akan benar benar diverifikasi bahwa data itu benar-benar ada dan benar-benar valid,” ungkapnya.

Pihaknya juga memberikan deadline kepada sejumlah Puskesmas sampai tanggal 17 Februari 2020 sebagai pengumpulan data hasil potret ulang.

“Saya akan berupaya semaksimal untuk mencari jalan keluar, bagaimana caranya agar bantuan manfaat itu benar-benar tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan mengatakan, rapat menyamakan pendapat tersebut hanya menindak lanjuti hasil audensi dengan DKR.

Rencananya Dinas Kesehatan punya tim survei untuk verval data sekitar 143 ribu anggota BPID yang di biayai Pemerintah Daerah.

“Jadi data 143 ribu itu hanya untuk dipastikan bahwa orangnya memang benar-benar ada dan dipastikan tidak sejahtera,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Sampang Tuntut Polisi Tangkap Dalang Pembunuhan Jimy

Menurutnya, bila nanti ketika disurvei ternyata sudah sejahtera dan masih mendapatkan BPID, maka yang di sayangkan Pemerintah Kabupaten karena harus membiayai orang sudah sejahtera, tapi kalau kenyataannya benar-benar tidak mampu, maka wajib kita bantu.

Baca Juga spak kantongi beberapa masalah penyelewengan dana desa di gorontalo utara

“Jadi kalau anggaran pemkab hanya 41 miliar, maka diperkirakan akan habis sekitar enam bulan saja. Kalau tidak dilakukan verifikasi,” urainya.

Pihaknya juga menyampaikan alasan memanggil seluruh Kapus karena untuk menyamakan persepsi sebab dikhawatirkan di Puskesmas mengalami kendala atau kesulitan.

“Oleh karena itu, mereka semua nanti akan memotret kelapangan mencari orang yang meninggal, mencari orang yang tidak berdomisili, mencari orang yang sudah kaya dan memastikan penerima bantuan orang miskin,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB