Akibat Kelas Ambruk, KBM SDN Gunung Kesan 1 Terganggu

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua guru SDN Gunung Kesan 1 mengajar dalam satu ruang kelas.

Dua guru SDN Gunung Kesan 1 mengajar dalam satu ruang kelas.

Sampang, (regamedianews.com) – Akibat ambruknya ruang Kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunung Kesan 1, Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Madura, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah setempat terganggu.

Pasalnya, mulai Desember 2019 lalu KBM kelas 1 ditempatkan di ruang Perpustakaan. Sementara, Kelas 2 digabungkan dengan Kelas 3 SDN setempat. Karena kondisi kelas terlihat oleng hingga terjadi ambruk, Jumat (21/02/2020) lalu.

Baca Juga; nasib honorer tidak jelas aktivis minta pemda boalemo jangan php

Baca Juga :  Jabat Kapolres Sampang, AKBP Arman: Siap Bersinergi

Kepala SDN Gunung Kesan 1 Abdul Wafi mengatakan, KBM di sekolah terganggu, terutama siswa yang KBM-nya digabung kelas 2 dengan kelas 3, karena digabung murni tanpa ada penyekat ruang.

“Dengan kondisi seperti ini, kami berharap anak-anak segara mendapatkan ruang yang layak agar belajarnya lebih tenang dan nyaman,” kata Abdul Wafi, Kamis (27/02/2020).

Baca Juga; lagi atap bangunan sdn kara 2 ambruk

Baca Juga :  Pasca Adakan Tabligh Akbar, Ini Pesan Kapolres Gowa

Terpisah, Sohibus Sulton anggota Komisi IV DPRD Sampang mengatakan, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang untuk memperhatikan sarana kelas yang sangat dibutuhkan oleh SDN Gunung Kesan 1.

“Karena APBD 2020 sudah disahkan, setidaknya Disdik menyiapkan kelas darurat sebelum itu dibangun ulang. Jangan sampai menggangu proses belajar mengajar,” pinta politikus Gerindra asal Dapil V Karangpenang – Sokobanah Sampang. (adi/har)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB