Kecewa Istrinya Selingkuh, Seorang Suami Hancurkan Rumahnya Rata Dengan Tanah

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2020 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat yang dipakai saat menghancurkan rumah milik pasangan Hendrik dan Nila.

Alat berat yang dipakai saat menghancurkan rumah milik pasangan Hendrik dan Nila.

Ponorogo, (regamedianews.com) – Hari ini Ponorogo dihebohkan dengan peristiwa dirobohkannya rumah permanen dengan alat berat dan menjadi tontonan warga sekitar.

Rumah tersebut diketahui milik pasangan bernama Hendrik dan Nila, warga Desa Pengkol Kauman, Ponorogo.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, rumah tersebut dirobohkan oleh Hendrik sendiri dengan memakai alat berat, lantaran kecewa setelah mengetahui istrinya selingkuh dengan laki-laki lain. Bahkan, dikabarkan sampai hamil saat dirinya merantau ke Korea.

“Ceritanya suaminya kerja ke Korea mas, istrinya selingkuh disini,” ujar warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (7/2/2020).

Bangunan yang berukuran sekitar 98 meter persegi itu menurut sebagian warga berada diatas tanah milik mertuanya, sehingga terpaksa dirobohkan.

“Katanya sih itu dibangun diatas tanah mertunya kalau gak salah, jadi gak bisa dijual dan dirobohkan saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  GPI Gruduk Kantor DPRD Kabupaten Blitar, "Perda Retribusi Parkir Berlangganan Dicabut"

Kepala Desa Pengkol Sunoto mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk mediasi, termasuk mencoba meminta kepada Hendrik untuk menghibahkan rumah tersebut kepada kedua anaknya. Namun, semuanya tidak membuahkan hasil dan akhirnya rumah tersebut tetap diratakan dengan tanah.

“Dari pihak desa inginnya masalah rumah dan tanah itu dihibahkan kepada kedua anak mereka, tapi dari pihak Hendrik tidak mau,” tuturnya. (rd)

Berita Terkait

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem
6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan
Luapan Sungai Panyiburan Rendam 3 Desa di Sampang
Jalan Raya Jrengik Sampang Terendam Banjir
Polisi Datangi TKP Tewasnya Bocah Sampang
Bocah Sampang Ditemukan Meninggal di Sungai

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Jumat, 21 November 2025 - 17:16 WIB

36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem

Jumat, 21 November 2025 - 07:11 WIB

6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan

Rabu, 19 November 2025 - 13:20 WIB

Luapan Sungai Panyiburan Rendam 3 Desa di Sampang

Berita Terbaru

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB