Corona Serang Menhub, Pihak Istana Perintahkan Menteri Lakukan Tracing

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2020 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Jakarta, (regamedianews.com) – Senyap namun mengkhawatirkan, begitulah mungkin kalimat yang pantas untuk virus mematikan yang berasal dari Wuhan China itu.

Pergerakannya dalam berpindah dan menular dari satu ke yang lainnya begitu cepat dan tidak memandang siapapun, termasuk kalangan pejabat tinggi maupun orang-orang umum.

Seperti yang terjadi di Indonesia, sejak di umumkan pada 2 Maret lalu dengan dua orang yang positif terpapar, maka hingga kini hanya dengan waktu sekitar 14 hari peningkatan virus dari negeri tirai bambu itu sudah menjadi 96 kasus di Indonesia.

Dengan demikian, angka tersebut merupakan sebuah lonjakan yang tidak bisa diabaikan begitu saja, sejumlah Kepala Daerah seperti DKI Jakarta dan Solo dengan sigap mengambil langkah lockdown untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan

Baca Juga :  KPK cegah 3 saksi terkait OTT di DPRD Jatim

Terbaru virus yang berbentuk mahkota itu mulai mengintai istana, karena satu dari Menteri Presiden Jokowi Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terpapar Corona.

Kabar yang menghebohkan jagat pemberitaan tanah air itu, disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, pada Sabtu (14/3/2020).

“Atas izin keluarga, yang disampaikan oleh Pak Kepala Rumah Sakit Gatot Soebroto tadi adalah Pak Budi Karya, Pak Menhub. Ini kami sampaikan atas izin keluarga,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut Kantor Staf Kepresidenan langsung mengambil langkah dengan memerintahkan semua pejabat dilingkungan istana melakukan check kesehatan dan tracing antisipasi penularan virus COVID-19 itu.

“Presiden minta agar beberapa pejabat di lingkungan Istana segera memeriksakan diri tentu nanti diikuti oleh semua pekerja, secara bertahap dilakukan pemeriksaan semua. Jadi apa yang dilakukan Istana, yang dilakukan adalah kita memperketat, kita melakukan pemeriksaan lebih awal,” kata Tenaga Ahli Utama Kepresidenan KSP Dany Amrul Ichdan Sabtu (14/3/20).

Baca Juga :  Presiden Jokowi ; Berprasangka Baik adalah Budaya dan Etika Bangsa

Tak hanya itu, para menteri yang pernah berkontak dengan pasien positif Corona juga akan dilacak dan disuntik vitamin.

“Termasuk (tracing) siapa saja yang pernah berhubungan dengan yang terkonfirmasi Corona. Lalu menambah imunisasi vitamin, jadi kita akan suntik imunisasi vitamin untuk supaya lebih punya daya tubuh,” imbuhnya.

Langkah itu menurut Dany dilakukan sesuai dengan protokol penanganan kesehatan Corona yang telah dibuat pemerintah, yang mana jika ada satu yang terkena maka harus ditracing. (rud)

Berita Terkait

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang
SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN
Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat
SKK Migas Gandeng Media, Maksimalkan Multiplier Effect dan Targetkan TKDN 57%
Bupati Sampang Slamet Junaidi Dinobatkan Sebagai Bangsawan
Pemdes Gunung Rancak Bangun Program Ketahanan Pangan dan Jalan Beton Capai 1.037 Meter Gunakan Dana Desa 2025

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Senin, 5 Januari 2026 - 19:19 WIB

Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM

Senin, 5 Januari 2026 - 08:18 WIB

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:03 WIB

SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:44 WIB

Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB