Dampak Virus Corona Kuliah Diliburkan, Mahasiswa Di Bangkalan Pilih Pulang Kampung

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2020 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reyna Cahya Sadaria mahasiswi UTM asal Batam Kepulauan Riau saat berada dibandara juanda, Kamis, (19/3) kemarin. 
Farida tri utami mahasiswi UTM asal Tuban saat hendak pulang kampung malalui armada kapal dari pelabuhan Kamal.

Reyna Cahya Sadaria mahasiswi UTM asal Batam Kepulauan Riau saat berada dibandara juanda, Kamis, (19/3) kemarin. Farida tri utami mahasiswi UTM asal Tuban saat hendak pulang kampung malalui armada kapal dari pelabuhan Kamal.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Merebak luas penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) di Indonesia mengakibat sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta meliburkan dua pekan aktivitas kampus, guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19.

Termasuk perguruan tinggi di Kabupaten Bangkalan, tercatat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bangkalan telah meliburkan kegiatan belajar mengajar tatap muka dan diganti dengan sistem daring.

Langkah tersebut dianggap kebijakan yang tepat untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, dampak aktivitas kampus diliburkan mengakibatkan mahasiswa mengambil kesempatan untuk mengurangi rasa rindu pada keluarganya sehingga mereka pulang kampung kedaerahnya masing-masing.

Seperti yang disampaikan Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Reyna Cahya sadaria yang berasal dari Tanjung Piayu Batam Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Cegah Penjualan Mamin Kadaluwarsa, Tim Gabungan Sidak Sejumlah Toko di Sampang

Menurutnya, pulang kerumah adalah kehendaknya, disamping kegiatan belajar mengajar dalam perkuliahan melalui sistem daring. Maka aktivitas belajar juga bisa dilaksanakan dari rumah.

“Intinyakan bagaimana kita tidak meninggalkan kewajiban kita selaku mahasiswa. Bukan lantas kampus meliburkan lalu kegiatan belajar juga libur, selama libur kampus kami intens kuliah daring,” kata mahasiswi semester 4  Program studi Pendidikan UTM tersebut, Jumat (20/3/2020).

Masalah penyebaran virus corona, ia mengaku selama beredar di media massa sudah melakukan antisipasi, apalagi UTM sudah mengeluarkan surat edaran sehingga pihaknya mengaku melakukan pencegahan sejak dini.

“Perkiraan kegiatan perkuliahan masuk tanggal 1 April, makanya saya pulang sekalian berobat, iya mumpung lagi murah juga tiketnya, plus gak terlalu banyak penumpang juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasar Perempatan Karang Penang Sampang Macet Total

Begitupula yang disampaikan Fatma Udai mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM. Ia mengaku kegiatan kampus diliburkan karena faktor virus corona yang mengakibatkan dirinya terpaksa harus pulang kampung ke Kabupaten Tuban.

“Kebetulan, ibuku sakit jadi aku harus bawa ke RS. Insyaallah minggu depan balik ke Telang lagi. Karena juga banyak temenku yang pulang karena faktor libur. Sebab dari pada bertahan dikos gak ngapa-ngapain,” ujarnya.

Tak ketinggalan juga Faruk Aminullah, mahasiswa STKIP Bangkalan mengaku pulang kampung ke Sampang lantaran faktor libur kegiatan kuliah.

“Mumpung dua pekan ini libur kegiatan kampus tatap muka dialihkan sistem daring maka lebih nyaman bersama keluarga dan tugaspun bisa dikerjakan dari rumah,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB