Polres Cimahi Ujicobakan Drone Pengukur Suhu Tubuh

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2020 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Cimahi tengah mengujicoba drone pengukur suhu tubuh.

Polres Cimahi tengah mengujicoba drone pengukur suhu tubuh.

Cimahi, (regamedianews.com) – Berbagai cara terus dilakukan Pemerintah maupun unsur lainnya, agar masyarakat mengikuti anjuran stay at home, phyisical dan social distancing untuk memutus penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

Seperti halnya juga kepolisian yang ikut bertanggung jawab dalam pemutusan mata rantai penularan wabah ini. Selain, menerjunkan personel untuk berkeliling dipusat-pusat keramaian Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, juga akan mencoba menggunakan alat teknologi berupa drone pengukur suhu tubuh.

Drone pengukur suhu tubuh akan diterbangkan mengitari pusat keramaian di Kota Cimahi, seperti Alun-alun, jajaran pertokoan Jalan Gandawijaya, serta jalan-jalan dan tempat-tempat lainnya yang berpotensi dipakai tempat berkerumun.

Baca Juga :  Kodim Sampang Gelar Gladi Upacara Penutupan TMMD Ke-117

Kapolres Cimahi, AKBP M. Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, drone itu akan menunjukkan proyeksi gambar berwarna merah jika ada orang-orang yang berkumpul. Jika sudah ketahuan, drone tersebut akan mengeluarkan pengeras suara untuk membubarkan.

“Ini jelas bisa mengefisiensi pergerakan pihak kepolisian. Bagusnya, bisa menjangkau lebih luas. Jika ada yang bergerombol, kita bisa meminta untuk membubarkan diri, karena drone bisa mengeluarkan suara juga,” ungkap Yoris saat ditemui di Alun-alun Cimahi, Kamis (2/4/2020) kemarin.

Baca Juga :  Tim Resmob Polrestabes Surabaya Tembak Mati Pelaku Curanmor Asal Sampang

Penggunaan alat ini, memang masih belum banyak dilakukan instansi yang lain, karena produknya baru.

“Ini memang barang baru. Kalau di Bandung ada drone penyemprot disinfektan, dan kita ada drone pengukur suhu tubuh, untuk mempermudah patroli agar efisien,” terang Yorris.

Meskipun begitu, lanjutnya, masih saja banyak masyarakat yang tidak ikuti aturan Pemerintah untuk tidak berkumpul dan bepergian jika tidak mendesak.

“Kita akan terus berupaya melakukan pembubaran massa, baik dengan drone atau personel langsung. Tapi, kita minta Pemerintah daerah juga harus tegas,” tandasnya. (agil)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB