Jaring Pengaman Sosial Warga Cimahi Terdampak Covid-19 Harus Segera Disiapkan

- Jurnalis

Senin, 6 April 2020 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi (Ayis Lavilianto).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi (Ayis Lavilianto).

Cimahi, (regamedianews.com) – Apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Cimahi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 (virus Corona), mendapat respon positif dan apresiasi dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ayis Lavilianto.

“Kini masyarakat malah banyak yang ikut berperan aktif dalam mensosialisasikan tentang bahayanya penyebaran Covid-19. Hanya perlu peningkatan dalam monitoring dan evaluasi saat pelaksanaannya,” ungkap Ayis, melalui pesan Whatsapp, Senin (06/04/20).

Ayis meminta, yang perlu diperhatikan lagi adalah koordinasi dan sosialisasi serta arahan dari Dinas terkait faskes tingkat pertama yang dikelola swasta.

Baca Juga :  4862 Guru Ngaji di Bangkalan Kini Terlindungi Jamsos Ketenagakerjaan

“Selama ini, sekitar 20% penduduk Kota Cimahi berobat faskes tingkat satunya dengan pihak swasta. Terkait Covid-19, harus terkoordinasi dan terinformasikan lagi prosedur penanganannya,” pinta Ayis.

Ayis juga menekankan, agar segera dipersiapkan tempat karantina darurat untuk mereka yang positif terkena virus Corona. Disertai dengan pengamanan dan perlengkapan yang representatif.

“Tempatnya tentu harus memadai, sehingga warga sekitar menjadi tenang, aman, dan tidak khawatir tertular,” tandasnya.

Baca Juga :  Terharu, Ini Pesan dan Kesan Nufi Wardhana Konser di UTM Bangkalan

Terakhir, kata Ayis, yang paling penting dan harus segera disiapkan adalah membuat sistem jaring pengaman sosial bagi masyarakat Kota Cimahi yang terdampak.

Adanya aturan physicsl dan social distancing banyak dari mereka yang kehilangan penghasilannya, sehingga biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun menjadi berkurang.

“Ini harus segera disiapkan, dengan mamakai sistem yang bagus. Harus terdata secara valid, tepat sasaran dan pendistribusiannya juga rapi,” pungkasnya. (agil)

Berita Terkait

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa
PCNU Sampang Matangkan Persiapan Harlah NU Ke-103
Skandal Siswa Fiktif SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terkuak
BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:40 WIB

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:29 WIB

Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:51 WIB

PCNU Sampang Matangkan Persiapan Harlah NU Ke-103

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:43 WIB

Skandal Siswa Fiktif SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terkuak

Berita Terbaru

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB

Caption: anggota kepolisian hendak mengevakuasi tengkorak manusia yang ditemukan di Dusun Gayam Desa Tambaan Camplong, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:11 WIB