Warga Positif Virus Corona di Bangkalan Terus Bertambah

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2020 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Bangkalan, (regamedianews.com) – Petugas surveilans Humas Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan setelah melakukan tracing, merilis data hasil rapid test mantan pasien pasangan dokter inisial Z dan AT terpapar virus Corona Covid-19.

Tercatat jumlah 226 orang mantan pasien Dokter yang tersebar di tiga lokasi yakni Kecamatan Klampis, Rumah Sakit Lukas dan RSUD Syamrabu Bangkalan.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Agus Zein menyampaikan, hasil tracing petugas surveilans 1 anak berusia 8 tahun warga Klampis dan 1 orang tenaga medis di RSUD Syamrabu Bangkalan dinyatakan positif virus Corona.

Baca Juga :  Blok Hunian Lapas IIA Pamekasan Kembali Dirazia

“Hasil tracing di wilayah Klampis tercatat 36 orang yang pernah kontak langsung dengan dr Z dan dr AT,” ujarnya.

Rapid tes dilakukan kepada 19 orang dan hasilnya 16 orang dinyatakan negatif. Kemudian 1 orang anak usia 8 tahun dinyatakan positif.

“Sementara sisa 17 orang lainnya akan dilakukan rapid tes tahap berikutnya,” ujarnya, Rabu (15/04/2020).

Sementara hasil tracing atau penelusuran di Rumah Sakit Lukas tercatat ada 25 orang yang pernah kontak langsung dengan dr Z dan akan dilakukan rapid test, Rabu (15/4) hari ini.

Baca Juga :  Rudapaksa Pelajar, Pemuda Sampang Berujung Masuk Hotel Prodeo

“Sedangkan rapid test yang telah dilakukan terhadap 3 orang perawat dan 1 orang petugas Satpam hasilnya negatif,” ujarnya.

Kemudian dilokasi di RSUD syamrabu, menurutnya tim Tracing petugas Surveilans mencatat ada 165 orang pernah kontak dengan pasien Positif Corona dan 1 orang tenaga medis dinyatakan positif.

“Tercatat ada 165 orang yang kontak langsung dengan dr Z hasilnya 1 orang tenaga kesehatan positif dan sedang menunggu hasil swap/PCR dari BBPTK-PP surabaya. Sementara sisanya dinyatakan tesnya negatif,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB