Warga Miskin Di Sampang Akan Terima BLT Dana Desa Rp 1,8 Juta

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2020 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Sampang, (regamedianews.com) –  Dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), warga miskin di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akan segera menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

BLT Dana Desa tersebut diberikan selama tiga bulan senilai Rp 1.800.000 oleh Pemerintah Desa (Pemdes)  masing-masnig.

Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa (Bina Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Suhanto mengatakan, sesuai dengan regulasi, warga miskin yang bisa menerima BLT Dana Desa yang tidak tercover Bantuan Sosial (Bansos) lain.

Baca Juga :  Cita-Cita Mulia Dari Sila ke V Pancasila Mustahil Untuk Diwujudkan Sepenuhnya

“Yang jelas di luar PKH dan BPNT, acuan regulasinya tetap yakni terdempak Corona Virus (Covid-19), penerima PKH dan BPNT tidak boleh menerima BLT dari Dana Desa,” ujarnya, Sabtu (18/04/20).

Lebih lanjut, Suhanto mengatakan, Pemdes harus mulai melakukan pendataan calon penerima BLT Dana Desa terkait yang layak dan pada Rabu besok data sudah harus masuk ke Kabupaten. Selain itu, bantuan tersebut akan berupa Non Tunai.

“Penerima nanti akan diharuskan membuka rekening, sehingga akan disalurkan secara non tunai oleh Pemerintah Desa terhadap penerima, Pemdes yang akan mentransfer. Penerima akan menerima sebesar Rp600 ribu/bulan selama 3 bulan,” tuturnya.

Baca Juga :  Gandeng Polsek Sokobanah, Ketua FPPS Imbau Warga Tak Panik PMK

Disinggung mengenai kebijakan diwajibkannya membuka rekening bagi penerima, Kabid DPMD itu menilai semua telah sesuai ketentuan atau regulasi yang diarahkan oleh pemerintah pusat.

“Anjurannya memang harus seperti itu, kalau masalah akan menimbulkan kerumunan masa, kami telah merapatkan oleh BRI karena pihak Bank juga hanya bisa melayani maksimal 50 orang saat ini, yang teknisnya akan kami bahas dengan BRI. Tapi, karena banyak mekanisme, penyaluran BLT Dana Desa ini akan mengalami keterlambatan,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB