Gus Hans Pertanyakan Cara Pendataan Daerah Yang Klaim Zona Hijau, Ini Kata Jubir Gugus Covid-19 Sampang

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2020 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur

Peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur

Sampang, (regamedianews.com) – Hampir seluruh kabupaten di Jawa Timur saat ini sudah berada di zona merah Covid-19.

Hanya yang tersisa satu kabupaten yang masih bertahan dizona hijau yakni kabupaten Sampang Madura, kabupaten yang posisinya berada dipaling tengah pulau Madura itu masih bertahan dizona hijau setelah Sumenep dua hari lalu tumbang saat dinyatakan 4 warganya positif Corona.

Kali ini semua tertuju ke Kabupaten Sampang statusnya hijau dan ada beberapa kalangan mempertanyakan hal tersebut, seperti halnya Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DPD Partai Golkar Jawa Timur Zahrul Azhar Asumta atau yang akrab disapa Gus Hans.

Menurutnya, tidak ada kabupaten atau wilayah yang imun dari Covid-19, selama kotanya tidak menerapkan protokol physical distancing dan ada warga yang in out dari dan ke zona merah pasti ada yang carrier.

Baca Juga :  Said Abdullah Institute Bangkalan Sosialisasi Empat Pilar Negara Pada Mahasiswa

“Selama kotanya tidak menerapkan protokol physical distancing, dan warganya masih in out ke dan dari wilayah zona merah pasti ada penduduknya yang menjadi carrier,” ujarnya, Minggu (26/4/20) dikutip dari barometer Jatim.

Bahkan, menurut Gus Hans jika ada kota yang mengklaim bahwa masih zona hijau justru hal tersebut patut dipertanyakan tentang pendataannya.

“Jika ada kota yang mengklaim masih zona hijau, justru harus dipertanyakan sudah mendata dengan benar apa belum terhadap warganya,” lanjutnya.

Apalagi menurutnya kultur warga Madura yang suka merantau dan hal itu sangat rentan menjadi carrier, ditambah dengan budaya kekeluargaan yang sangat kental di Madura.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kasus Oknum Bidan Sampang Selingkuh

Meski pernyataan Gus Hans tersebut tidak langsung menyebutkan Kabupaten Sampang, namun faktanya saat ini hanya Kabupaten Sampang yang berada dizona hijau.

Sementara menanggapi hal tersebut Juru Bicara Satgas Covid-19 sekaligus Kadiskominfo Kabupaten Sampang H.Djuwardi enggan memberikan komentar, yang pasti menurutnya gugus tugas Covid-19 Sampang akan terus berupaya secara maksimal, agar bisa tetap mengendalikan virus itu tidak menyebar di Kabupaten Sampang.

“Kami nggak bisa komentari pernyataan beliau mas, yang pasti gugus tugas Sampang sudah dan akan terus menerus berupaya optimal agar wilayah Kabupaten Sampang tetap bisa mengendalikan agar wabah virus Corona tidak menyebar, itu saja mas,” ujarnya. (fan/adi/har)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB