Pengawas Tower Di Sumenep Tewas Muntah Darah

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2020 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban terlihat tergeletak dipinggir jalan disanding istrinya dan berceceran darah.

Korban terlihat tergeletak dipinggir jalan disanding istrinya dan berceceran darah.

Sumenep, (regamedianews.com) – Seorang pria bernama Imam Tohid asal Kupang Gunung Barat, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, diketahui tewas setelah muntah darah, Jum’at (1/5/20) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria asal kelahiran Kabupaten Jember tersebut diketahui sudah tak bernyawa setelah mengecek tower di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, korban diketahui meninggal dunia sekira pukul 17.00 Wib. Korban adalah salah satu karyawan PT Telkom Infra Area Sumenep.

Baca Juga :  Dianggap Otoriter, Ketua PPS Desa Plampaan Dilaporkan Ke KPU Sampang

“Saat itu korban bersama istrinya Winarti pulang dari ngecek tower Telkomsel di Desa Tanjung, Saronggi, dengan menggunakan mobil pic up warna hitam,” ujar Widiarti, Jum’at (1/5).

Namun saat dalam perjalanan pulang, kata Widiarti, korban memberhentikan kendaraannya dan keluar dari mobil, lalu korban batuk disertai muntah darah, kemudian korban tergeletak tidak sadarkan diri.

“Tadi sempat dibawa ke rumah sakit, tapi sudah diketahui meninggal dunia. Kalau dari pengakuan istri korban, suaminya ini memang sudah lama mengidap penyakit paru-paru. Sebelumnya juga sering batuk dan muntah darah,” terangnya.

Baca Juga :  Gara-Gara Terjadi Pembunuhan Di Bangkalan, Sopir Taksi Online Tolak Pesanan Jurusan Madura

Widiarti menambahkan, korban bersama istrinya berdomisili mengontrak di Dusun Karang Panasan, Desa Pabian, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, sejak dua tahun lalu.

“Atas kejadian ini, istri korban tidak mau (alm) suaminya dilakukan visum, ia menerima bahwa suaminya meninggal karena sakit paru-paru yang dideritanya,” pungkasnya. (gs)

Berita Terkait

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia
Seorang Kakek di Sampang Tewas Terbakar
Geger! Penemuan Tengkorak Manusia di Sampang
Bersimbah Darah!, Pria Asal Pamekasan Jadi Korban Pembacokan di Bangkalan
DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja
Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:11 WIB

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:00 WIB

Seorang Kakek di Sampang Tewas Terbakar

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:58 WIB

Geger! Penemuan Tengkorak Manusia di Sampang

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:02 WIB

Bersimbah Darah!, Pria Asal Pamekasan Jadi Korban Pembacokan di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB