Pengelolaan Pendidikan Yang Baik Bisa Menghantar Bangsa Ini Menjadi Besar

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2020 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (Dadang A Sapardan).

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (Dadang A Sapardan).

Bandung Barat, (regamedianews.com) – Besar kecilnya suatu pemerintahan akan bergantung pada keberlangsungan investasi pendidikanya. Pemerintahan yang serampangan mengelola pendidikannya, maka biasanya bangsa itu akan mengalami keterpurukan serta termajinalkan dari bangsa lain didunia.

Karena itu, seluruh bangsa di dunia saling berlomba agar dapat menerapkan berbagai kebijakan strategis dalam pendidikan dalam upaya mempersiapan generasi penerus bangsa yang handal.

Hal itu disampaikan Dadang A Sapardan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat dihubungi melalui pesan whatapps pada, Minggu (03/05/20).

Baca Juga :  Dihadapkan Dengan Pandemi Covid-19, Pemkab Sukses Dongkrak PAD Tahun 2020

Untuk itu pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah melakukan berbagai perubahan konsep kebijakan pendidikan dalam upaya menyelaraskan dengan kebutuhan kehidupan masa depan bangsa.

“Sering sekali perahu kebijakan pendidikan mengalami perubahan yang dirasa cukup mengganggu perjalan status quo,” papar Dadang.

Sekalipun demikian, katanya, sosok pendidik menjadi pilar salah satu penentu keberhasilan pendidikan. Selain itu lanjutnya, orang tua siswa dan masyarakat juga memiliki kontribusi besar terhadap laju berkembangnya pendidikan.

“Melalui proses tersebut siswa diharapkan dapat menjadi sosok yang sesuai dengan cita-cita penyelenggaraan pendidikan yang tersurat dalam regulasi pendidikan di Indonesia,” bebernya.

Baca Juga :  Tgk Amran Inginkan Kwarcab Pramuka Aceh Selatan Bisa Membawa Perubahan

Ia menyimpulkan, untuk memajukan sekolah sehingga dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam program sekolah, tidak dapat dilakukan dengan pola manajemen yang serampangan.

“Sekolah harus memiliki kebijakan untuk dapat mengoptimalkan perannya. Paling sedikit terdapat tiga pilar yang berpotensi untuk menjadi penopang kemajuan sekolah, yaitu profesionalisme guru, manajemen sekolah yang akuntabel dan transparan, serta peran serta orang tua dan masyarakat,” pungkasnya. (wie)

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Tambelangan melihat langsung kondisi pemuda Desa Mambulu Barat yang nekat bunuh diri, saat mendapat perawatan medis di Puskesmas setempat, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Gegara Putus Cinta, Pemuda di Sampang Nekat Bunuh Diri

Senin, 9 Feb 2026 - 10:15 WIB

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi Pembina Sampang Kreatif Andi Sulfa dan Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas, saat meninjau stan Bazar UMKM, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Sampang Kreatif Geliatkan Ekonomi Lewat Bazar UMKM

Minggu, 8 Feb 2026 - 01:24 WIB

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB