Kasus Corona Alami Kenaikan, Bupati Bangkalan Belum Rencanakan PSBB

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2020 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan, (regamedianews.com) – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus mengalami tren kenaikan selama dua pekan terakhir.

Realease kasus positif corona yang dikeluarkan Humas Gugus Tugas Covid-19, Kamis (7/5/20) lalu, menyebutkan warga Bangkalan positif Covid-19 di Bangkalan sudah mencapai 18 orang.

Meski mengalami tren kenaikan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaku belum merencakan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bupati R. Abdul Latif Amin Imron kepada media menyampaikan. Penerapan PSBB perlu di konsultasikan dengan seluruh forkopimda dan kepada pemerintah Provinsi.

“Untuk mengajukan PSBB perlu ada tahapan yang harus dilalui seperti harus koordinasi dengan pemerintah Provinsi sebelum mengajukan ke Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Mantan Wali Kota Depok Tersangka Kasus Korupsi

Menurutnya, warga Bangkalan yang positif virus corona mayoritas pendatang yang bekerja di luar Bangkalan.

“Seperti 3 pelayaran atau ABK kemarin yang positif. Mereka bekerja diluar akan tetapi ketika kembali Bangkalan mereka terpapar covid,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat yang datang dari luar atau bekerja dari luar Bangkalan untuk tidak melakukan mudik dulu.

Ra Latif juga meminta kepada warga yang sudah terlanjur mudik untuk melakukan isolasi mandiri dan memeriksakan diri dirumah sakit terdekat.

“Agar diketahui yang bersangkutan ini terjangkit atau tidak, sehingga kita bisa menindak lanjuti sejak dini dan memutus penyebaran apakah yang bersangkutan membawa virus atau tidak,” urainya.

Hal ini, menurutnya demi keberlangsungan dan kenyamanan aktivitas masyarakat Bangkalan.

Baca Juga :  Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan Minta Oknum Dosen Dipecat

“Kami mengimbau kepada warga Bangkalan yang baru datang dari luar daerah atau dari daerah yang zona merah agar berkoordinasi dengan dinas kesehatan atau rumah sakit,” tandasnya.

Selain itu, menurut Ra Latif, penerapan PSBB ini juga perlu dikoordinasikan dengan pihak keamanan. Harus melihat kesiapan pihak keamanan dan pemerintah daerah itu sendiri.

Karena menurutnya, pemberlakuan PSBB ini membutuhkan tenaga ekstra, baik dari pengamanan maupun perekonomian sehingga hal itu perlu dikoordinasikan dengan Kapolres dan Dandim 0829.

“Jadi untuk sementara ini masih belum merencakan PSBB, akan tetapi pemerintah akan melakukan koordinasi dengan pihak tekait,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB