Pegawai Positif Covid-19, Empat Puskesmas di Bangkalan Ditutup

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2020 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa Puskesmas di wilayah Kabupaten Bangkalan ditutup.

Beberapa Puskesmas di wilayah Kabupaten Bangkalan ditutup.

Bangkalan || Rega Media News

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Socah, Kamal dan Puskesmas Tongkuh Arosbaya ditutup sementara mulai dari tanggal 29 Juni – 12 Juli 2020, Senin (29/6/20).

Penutupan itu dilakukan selama 14 hari lantaran terdapat sejumlah pegawainya positif covid-19. Puskesmas Socah 1 pegawai Positif covid-19, Puskesmas Kamal 2 Orang Positif covid-19 dan Puskesmas Tongkuh Arosbaya 1 orang Positif Covid-19.

Kepala Puskesmas Socah dr. Anita Oktavia mengatakan, penutupan itu atas dasar perintah Gugus Tugas Bangkalan dan Dinas Kesehatan Bangkalan setelah terdapat pegawai yang positif covid-19 termasuk puskesmas lain yang ditutup hari ini.

“Kalau di Puskesmas Socah, dua staf kami hasil rapid test reaktif kemudian dilakukan test Swab dan satu orang menunjukkan positif covid-19. Sementara satunya lagi menunjukkan negatif,” ujarnya, usai melakukan penutupan di Pukskesmas Socah bersama Forkopimcam setempat.

Baca Juga :  Polisi Geledah Gudang Penyimpanan Miras di Gorontalo

Sementara Kepala Puskesmas Kamal Hj. Nur Hotibah menyampaikan, dua pegawainya positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab sehingga pelayanan ditutup selama 14 hari.

“Iya benar kami juga tutup hari ini karena hasil swab terdapat dua pegawai positif covid-19. Dan pelayanan sementara kami alihkan ke Puskesmas terdekat,” urainya, Senin, (29/6).

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangkalan, Agus Zein menuturkan hari ini, Senin, (29/6) ada ada tiga puskesmas yang ditutup sementara selama 14 hari.

Baca Juga :  H-2 Lebaran, Kepadatan Kendaraan Terjadi di Jalur Pasar Sampang

“Jadi total semua Puskesmas yang ditutup karena Covid-19 menjadi 4 Puskesmas dengan Puskesmas Tanah Merah,” ungkanya.

Agus juga menyampaikan semua pegawai yang reaktif Covid-19 dan positif menurut hasil swab dari masing-masing puskesmas berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Jadi tenaga medis yang terkonfirmasi positif ini tidak mengalami gejala sakit ataupun keluhan sakit apapun,” katanya.

Pihaknya juga menambahkan, selama penutupan Puskesmas 14 hari itu maka pelayanan di empat Puskesmas sementara dialihkan ke Puskesmas Terdekat.

“Selama penutupan di empat puskesmas maka pelayanan sementara di alihkan ke Puskesmas terdekat,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB