Bupati Bangkalan Launching Program JPS Di Desa Dakiring

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2020 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan (R. Abdul Latif Amin Imron) secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada Kepala Desa Dakiring (Abd. Rahman).

Bupati Bangkalan (R. Abdul Latif Amin Imron) secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada Kepala Desa Dakiring (Abd. Rahman).

Bangkalan || Rega Media News

Pemerintah Kabupaten Bangkalan Launching dan menyalurkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Desa Dakiring, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Kamis, (9/7/20).

Tercatat, Keluarga Penerima Manfaat (PKM) Se -Kabupaten Bangkalan yang mendapat bantuan JPS sebanyak 10 ribu PKM. Dari jumlah Desa dan Klurahan yang ada di Kabupaten Bangkalan.

Bantuan JPS itu berupa bantuan uang tunai per Kartu Keluarga (KK) sebesar Rp. 200 ribu perbulan selama 3 bulan. Dengan anggaran perbulan yang diperuntukkan pada bantuan JPS tersebut sebesar 2 miliar. Dengan total 6 miliar selama 3 bulan.

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, bantuan pengaman jaring sosial ini merupakan program dari pemerintah provinsi berupa uang tunai yang disalurkan melalui Bank Jatim.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban perekonomian masyarakat,” ujarnya, saat menyampaikan sambutan kepada warga penerima bantuan JPS, di Desa Dakiring.

Ra latif berharap masyarakat mengikuti imbauan pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan. Sebab, menurut Ra Latif, proses sosial kehidupan kedepan akan mengalami perubahan.

Baca Juga :  Program TMMD Ke-117 di Sampang Wujud Kontribusi TNI Membangun Daerah

“Karena kedepan kita akan menghadapi kehidupan baru seperti harus menggunakan masker,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, penyaluran JPS pertama di lakukan di Desa Dakiring. Desa Dakiring menurut Ra Latif, adalah satu-satunya Desa yang menampung warganya melakukan isolasi mandiri.

“Sehingga tahap pertama disalurkan di Desa Dakiring. Dan penerima Program ini diperuntukkan kepada warga yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah. Mudah-mudahan bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dakiring, Abd. Rahman menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi atas kepeduliannya membantu beban ekonomi masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan seperti ini bisa meringankan beban masyarakat dimasa – masa pandemi seperti saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, dimasa pandemi covid-19 ini, banyak perekonomian masyarakat terjepit. Sehingga pihaknya berharap dengan bantuan sembako kepada masyarakat yang isolasi. Dan program JPS berupa uang tunai kepada masyarakat sangat membantu. Apalagi perekonomian warga mulai terpuruk sehingga ini bisa meringankan beban masyarakat.

“Di Desa Dakiring sendiri jumlah keluarga penerima manfaat sebanyak 40 orang penerima JPS,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rektor UTM Lantik 1962 Wisudawan

Ia mengatakan warga Desa Dakiring yang sedang melakukan isolasi mandiri sebanyak 16 orang. Menurutnya, pemerintah Desa Dakiring memfasilitas warga yang melakukan isolasi Mandiri.

“Kebetulan di Desa Dakiring ini menyediakan tempat isolasi. Tiga warga kami berada di Balai Diklat dan satu orang PDP berada dirumah sakit Bangkalan dan sisanya berada diruang isolasi yang disediakan Pemerintah Desa,” jelasnya.

Ia berharap, mudah-mudahan Dusun yang masuk zona merah dan warga Desa Dakiring yang melakukan isolasi segera pulih dan kondisi masyarakat bisa beraktifitas normal seperti biasanya.

“Dan kepada pemerintah agar terus berupaya dan berbuat secara maksimal untuk memberikan bantuan kepada masyarakat supaya masyarakat terbantu beban ekonominya,” tutup pria yang hoby berkuda tersebut.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD Bangkalan dari Kecamatan Socah, Fadhurrosi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan ini bisa mengcover masyarakat terdampak covid-19, khusus masyarakat Kecamatan Socah yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah,” tutupnya. (sfn/tfk).

Berita Terkait

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7
Buntut Kasus RS Nindhita, DPRD Sampang Didemo
MUI Sampang Imbau Masyarakat: Tahun Baru Tanpa Euforia

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:01 WIB

Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:39 WIB

Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terbaru

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: dua pelaku curanmor inisial AA dan ZA tengah diperiksa penyidik Satreskrim, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Kamis, 1 Jan 2026 - 08:08 WIB